Anak Punk di Sukoharjo keroyok temannya hingga tewas
Merdeka.com - Jajaran Polsek Grogol, Polres Sukoharjo, menangkap enam anak punk yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sesama rekannya hingga tewas. Korban bernama Andi Parilian (22), pemuda asal Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Sukoharjo yang tak lain teman sesama komunitas punk. Saat ini para tersangka diamankan pihak kepolisian Sektor Grogol untuk dilakukan proses hukum atas kasus penganiayaan yang mereka lakukan.
Kapolsek Grogol, AKP Dani Herlambang menuturkan, para pelaku yang sebenarnya merupakan teman korban, kini ditahan di ruang tahanan Mapolres Sukoharjo untuk proses hukum selanjutnya. Keenam tersangka bernama Arnoldi (19), Sri Eko Hartono (22), Ariyanto Putra (19), Agustinus Dwi (19)catru Murdadi alias Jhon (25) dan Eko Setyo (21).
"Mereka merupakan anak punk yang biasa ngamen di wilayah Kecamatan Grogol," ujar Kapolsek Grogol, AKP Dani Herlambang, Rabu (4/10).
Kapolsek menjelaskan, peristiwa penganiayaan berawal adanya kasus penggelapan yang dilakukan korban. Saat itu korban membawa 5 buah handphone milik temannya sesama anak punk. Lalu, telepon genggam itu dijual ke teman lainnya sesama anak punk bernama Jhon. Namun setelah handphone dibeli Jhon, para pemilik handphone menelepon John dan meminta kembali handphone miliknya.
Merasa tidak terima dengan perbuatan Andi, John langsung menghubungi teman-temannya untuk menganiaya Andi. Penganiayaan dilakukan para tersangka sebanyak dua kali, pertama di depan TK Pratama Solo Baru dan dilanjutkan ke tempat kos salah satu tersangka.
Di dua tempat itu, korban dipukuli bergantian menggunakan pipa besi hingga akhirnya korban dijemput kakaknya sekitar pukul 23.00 WIB di kos salah satu tersangka. Saat dijemput, kondisi korban masih hidup dan disuruh tidur, namun keesokan harinya korban sudah meninggal dunia. "Kita masih mengembangkan kasus ini dengan memeriksa para saksi,", pungkas dia. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya