Alumni UII gelar doa bersama buat mahasiswa tewas saat diksar mapala
Merdeka.com - Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) mengadakan acara doa bersama (12/2) untuk mendoakan para korban penganiayaan di acara diklat mahasiswa pecinta alam (diksar mapala) UII yang dinamai The Great Camping ke 37 di Gunung Lawu, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Acara doa bersama ini dihadiri ketua IKA UII, Mahfud MD dan perwakilan keluarga besar Mapala Unisi, Halim Alamsyah.
Sebagai alumni, Mahfud menyayangkan kejadian yang menimpa mahasiswa UII. Belajar dari kasus itu, kata dia, UII tengah melakukan koordinasi untuk penataan ulang kegiatan Mapala UII serta melakukan beberapa sanksi administratif seperti pembekuan unit kegiatan sampai pemecatan jika kasus semacam ini kembali terulang.
"Sudah ada 9 orang yang dikeluarkan oleh UII, namun nama masih dirahasiakan. Dan 10 orang sudah di-skors selama 2 atau 3 semester," kata Mahfud yang ditemui
di sekretariat IKA-UII, Jalan Kerinci VIII No 63 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Selain memberikan sanksi, pihak Mapala UII juga melakukan konsolidasi internal dengan pihak universitas dan lembaga kemahasiswaan UII untuk menindak lanjuti terkait hal penganiayaan ini.
"Tahap kedua konsolidasi internal dan eksternal dengan pihak keluarga dan tindakan yuridisnya sudah diserahkan kepada kepolisian dan dan UII membuka dengan lebar untuk membantu penyelidikan," katanya.
Terkait hal tersebut, Mahfud berpendapat kejadian ini adalah sebuah musibah yang tidak diinginkan oleh Mapala UII.
Ditambahkan Halim, apa yang terjadi saat diksar mapala diharapkan jadi bahan koreksi dan introspeksi.
"Acara doa bersama ini dilandasi oleh keprihatinan kita bersama. Dan kita berharap kejadian itu jadi bisa menjadi pelajaran bagi kita dan ini adalah peringatan dari Allah SWT," ditambahkan Halim dalam kesempatan yang sama.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya