Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aliran uang pungli angkot diduga mengalir ke Kadishub Depok dan LSM

Aliran uang pungli angkot diduga mengalir ke Kadishub Depok dan LSM PNS Depok diamankan tim saber pungli. ©2017 Merdeka.com/nur fauziah

Merdeka.com - Aliran uang hasil pungutan liar dari retribusi angkutan kota di Depok, Jawa Barat, diduga dialirkan ke beberapa pihak. Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok dan sekretarisnya serta LSM. Informasi itu didapat dari pengakuan AR, PNS Depok yang dicokok Tim Saber Pungli Polresta Depok.

"Pengakuannya dibagi-bagi ke kepala dinas, sekretaris dinas, LSM dan beberapa saluran. Ini yang nanti kami dalami kebenarannya," kata Wakil Kapolresta Depok AKBP Candra Kumara yang juga Ketua Tim Saber Pungli Depok, Kamis (23/2).

Praktik pungli yang dilakukan adalah dengan menaikkan retribusi sopir angkot. Selain itu jumlah karcis yang dijual pun tidak dilaporkan. Mereka hanya mengejar target pendapatan Rp 1 miliar setahun.

"Jadi bonggol karcisnya tidak dibawa kembali dan tidak dilaporkan. Kalau sudah dapat Rp 1 miliar sesuai target lalu sisanya tidak dilaporkan," ungkapnya.

Dengan adanya praktik tersebut negara mengalami kerugian. Masyarakat pun juga dirugikan dalam hal ini. "Kita sudah amankan sejumlah bukti. Kita terus kembangkan keterangan satu orang yang kita amankan," ucapnya.

Praktik pungli ini diduga sudah berjalan tahunan silam. Dan praktik ini juga tidak dilakukan seorang diri. "By design ini dan sudah berjalan lama," pungkasnya.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak yang diduga terlibat dalam kasus pungli.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP