Alami Bocor Jantung, Bayi di NTB Butuh Bantuan Untuk Pengobatan

Selasa, 14 Mei 2019 02:06 Reporter : Merdeka
Alami Bocor Jantung, Bayi di NTB Butuh Bantuan Untuk Pengobatan Ilustrasi bayi. Shutterstock/ArturNyk

Merdeka.com - Naira Nur Aqilla, bayi berusia 6 bulan putri dari Budi Hartono dan Nurfitriani asal Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, mengidap penyakit jantung bocor. Dia membutuhkan bantuan untuk pengobatan.

Ibu kandung Naira, Nurfitriani mengatakan, putrinya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) H Lalu Manambai Abdul Kadir Sumbawa.

"Sudah 11 hari anak saya dirawat di ruang inap. Kondisinya belum mengalami perubahan selama menjalani perawatan," katanya.

Selama menjalani perawatan, Naira dibantu alat pernapasan dan saat ini hanya terbaring lemas, bahkan jarang menangis.

Nurfitriani mengetahui anaknya sakit ketika badannya demam tinggi disertai batuk dan sesak napas pada 17 April 2019.

"Karena melihat kondisi Naira, saya dan suami langsung membawanya ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit langsung diambil sampel darah dan rontgen. Setelah itu dipasang infus dan oksigen," tuturnya.

Nurfitriani baru mengetahui anaknya menderita jantung bocor pada 26 April 2019. Sebab, ketika dibawa ke rumah sakit dokter spesialis jantung sedang cuti. Naira diketahui menderita penyakit jantung bocor setelah dokter melakukan USG (Echo) jantung.

"Saya heran kenapa berat badan anak saya tidak naik-naik, malah turun. Ternyata jantungnya bocor," ucap Nurfitriani.

Mengetahui penyakit anaknya, Nurfitriani mengaku kebingungan karena keterbatasan biaya untuk merujuk putrinya ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar, Bali atau ke Jakarta.

Ayah Naira, Budi Hartono menyebutkan untuk membantu biaya berobat, Bupati Sumbawa H M Husni Jibril, langsung merespon dan akan membantu biaya pengobatan sebesar Rp 10 juta.

"Setelah berita tentang sakit yang dialami oleh anak saya ke group, bapak bupati ingin membantu biaya pengobatan," katanya.

Dia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Sumbawa atas respon positif dalam membantu warganya yang membutuhkan pertolongan.

"Saya berjanji setelah bantuan bupati diterima, Naira langsung dibawa ke rumah sakit di Mataram, dan seterusnya ke Sanglah Denpasar, Bali, untuk ditangani dan diobati lebih baik lagi," ucap Budi. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini