Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Sejumlah Daerah

Selasa, 4 Oktober 2022 04:33 Reporter : Erwin Yohanes, Richard Jakson Mayor, Moh. Kadafi
Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Sejumlah Daerah Pemain Arema FC tabur bunga untuk korban tragedi Kanjuruhan. ©REUTERS/Willy Kurniawan

Merdeka.com - Ribuan Bonek, panggilan suporter Persebaya berkumpul di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya. Mereka menggelar aksi doa bersama mengenang seluruh korban meninggal dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Husein Ghozali, Koordinator Green Nord menyampaikan, aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan sesama anak bangsa dan melupakan rivalitas yang pernah terjadi selama ini.

"Semoga amal ibadahnya (para korban) diterima Allah SWT. Ke sampingkan rivalitas kita di sini hanya untuk mengenang NKRI tanpa memikirkan rivalitas. Salam satu nyali," tutur Cak Cong, sapaan akrabnya, Senin (3/10) malam.

"Wani!" sahut ribuan Bonek serentak.

Tidak hanya para suporter, manajemen Persebaya pun hadir menyampaikan rasa duka cita dan berbelasungkawa.

"Saya mewakili manajemen Persebaya, pemain, tim pelatih mendoakan para korban. Dalam kesempatan ini juga kami dari manajemen mengucapkan terima kasih pada Kapolrestabes Surabaya karena mengawal langsung tim selama di Malang," tutur Nanang Prianto, Media Officer Persebaya.

Aksi haru semakin terlihat ketika ribuan Bonek memenuhi Jalan Pahlawan depan Monumen Tugu Pahlawan sambil menyalakan lilin di tangannya. Di tempat tersebut, mereka pun menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai lagu pembuka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa, kemudian diaminkan seluruh massa yang hadir. Ribuan Bonek yang hadir lalu menyanyikan lagu Bagimu Negeri, Sampai Jumpa Endank Soekamti, dan ditutup Song For Pride. Tidak hanya suporter dan manajemen, aksi itu dihadiri Kapolrestabes Surabaya dan Ketua DPRD Kota Surabaya.

Dia juga meminta, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pihak. "Dan kita jaga kebersamaan antara aparat keamanan, suporter dan panitia untuk kedepan lebih memajukan persepakbolaan Indonesia," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Papua

Sementara itu di Papua, Stadion Mandala Jayapura tampak terang dengan ratusan lilin sebagai wujud bela sungkawa atas tragedi Kanjuruhan. Sejumlah suporter, pemerhati olahraga hingga TNI-Polri hadir dalam aksi tersebut.

Wakil Ketua Panpel Persewar Waropen, Frits Ramadey mengatakan, aksi tersebut sebagai dukungan moril dan pesan duka kepada para korban yang meninggal.

"Ratusan lilin yang dibakar, melambangkan rasa belasungkawa, kepada para korban, juga perdamaian, tapi juga sebagai cerminan untuk menolak segala bentuk kekerasan yang terjadi pada dunia sepak bola," ujar Frits Ramadey.

Aksi tersebut juga, lanjut Ramndey, sebagai pesan damai agar siapapun yang terlibat dalam sepak bola baik perangkat pertandingan, suporter maupun pihak lain harus menjunjung tinggi sportivitas dalam dunia olahraga salah satunya sepak bola.

"Kami juga mau berpesan agar para perangkat pertandingan, suporter maupun pihak keamanan harus dilakukan sosialisasi tentang regulasi selama liga bergulir agar tidak terjadi lagi peristiwa seperti di Kanjuruhan," sebut Ramandey.

3 dari 3 halaman

Bali

Pihak Kepolisian Polresta Denpasar, Bali, bersama komunitas suporter atau fans Bali United, menyelenggarakan doa bersama untuk korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, dan bertempat di Pura Linggar Adhi Adhva Dhipa, Polresta Denpasar, Senin (3/10) sore.

Kegiatan tersebut, dihadiri langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas dan 35 anggota komunitas suporter Bali United serta 43 personel Polresta Denpasar, Bali.

"Kita berdoa di sini, semoga para korban dapat diterima amal ibadahnya, dibukakan pintu surga dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan," kata Kombes Bambang.

Ia menerangkan, kegiatan tersebut sesuai dengan instruksi Kapolri melalui Kapolda Bali agar seluruh jajaran mengelar aksi doa bersama dengan suporter sebagai wujud solidaritas dan juga membangun komunikasi publik.

Selain itu, doa bersama ini dilaksanakan menyusul adanya tragedi suporter yang menyebabkan meninggalnya ratusan Suporter Aremania dan anggota Kepolisian pada Sabtu (1/10) di Stadion Kanjuruhan Malang dan turut berbela sungkawa terhadap para korban maupun keluarga yang ditinggalkan. [ded]

Baca juga:
Pos Lantas Sasaran Vandalisme Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Sulsel: Kami Selidiki
Pentolan Bonek Siap Datang ke Malang, Temui Aremania demi Usut Tragedi Kanjuruhan
Banjir Air Mata, Manajemen Persebaya dan Ribuan Bonek Kirim Doa untuk Aremania di Tugu Pahlawan
Harapan Kaesang Pangarep, Tragedi Kanjuruhan Bawa Momentum Perdamaian Suporter Persis Solo dan PSIM Jogja
Polri Periksa 28 Personel Polri Terkait Kode Etik dalam Tragedi Kanjuruhan
Seluruh Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan di RSSA Malang Diambil Keluarga

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini