Akan jalani sidang tuntutan, tahanan wanita hamil 6 bulan kabur
Merdeka.com - Lina (25), seorang tahanan narkoba yang dibon Kejari Samarinda, Senin (6/3) siang tadi, diduga melarikan diri saat akan menjalani sidang pembacaan tuntutan di pengadilan negeri (PN) Samarinda. Lina merupakan tahanan yang dibon Kejari Samarinda, dari Rutan Kelas IIA Sempaja, Samarinda.
Keterangan diperoleh, diperkirakan Lina yang dikabarkan tengah hamil 6 bulan, tanpa mengenakan baju tahanan itu, diperkirakan kabur sekitar pukul 12.30 Wita, di saat jam istrihat. Dia sempat makan di kantin PN Samarinda. Namun belakangan, saat akan giliran disidang, dia tidak berada di PN.
Agenda sidang yang akan dijalani Lina, adalah pembacaan tuntutan. Dari rekaman CCTV, Lina sempat terekam berjalan sendiri ke arah pinggir Jalan Muhammad Yamin, depan PN Samarinda. Tidak diketahui jelas setelah keberadaan Lina di pinggir jalan itu.
Ketiadaan Lina di PN Samarinda, sempat membuat gaduh suasana di PN Samarinda. Jajaran Kejari saat dikonfirmasi wartawan di PN, tidak bersedia berkomentar. Upaya konfirmasi merdeka.com hingga ke Kejati Kalimantan Timur juga belum berbuah hasil.
"Saya belum tahu. Saya coba konfirmasi dulu ke Kejari Samarinda," kata Kasi Penerangan Kejati Kalimantan Timur, Muksin, saat dikonfirmasi merdeka.com
Masih di PN Samarinda, Humas PN Samarinda Joko menerangkan, sejauh ini, dia belum menerima kepastian ada tidaknya tahanan yang dikabarkan kabur, dari Kejari Samarinda.
"Ya, sejauh ini belum ada ya informasi dari kejaksaan. Juga belum ada informasi dari majelis yang menyidangkan," kata Joko.
Joko memastikan, dari PN Samarinda, telah memisahkan tahanan dengan menyediakan ruang tahanan laki-laki, wanita dan anak. Mengenai prosedur keberadaan hingga ke PN, bukan menjadi wewenang PN Samarinda.
"Belum ada informasi resmi dari kejaksaan, apakah memang tidak dibawa ke sini, atau melarikan diri. Jadi itu yang bisa saya sampaikan kepada teman-teman ya," demikian Joko. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya