Ajakan Urunan Beli Miras Ditolak, Pengamen Tikam Teman Pakai Pisau Tukang Pecel Lele

Kamis, 19 Maret 2020 01:32 Reporter : Merdeka
Ajakan Urunan Beli Miras Ditolak, Pengamen Tikam Teman Pakai Pisau Tukang Pecel Lele Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Kesal gara-gara ditolak urunan membeli minuman keras, FS (26), tega menikam teman sendiri hingga meregang nyawa. Pelaku dan korban bekerja sebagai pengamen jalanan.

Insiden ini terjadi pada 5 Maret 2020 di depan Rumah Sakit Haji Jakarta, Jalan Pondok Gede, Jakarta Timur.

Awalnya, korban bersama pelaku sama-sama mengamen. Mereka sepakat hasil mengamen dibelikan minuman keras. Tapi, saat diminta uang, korban menolak ikut patungan.

"Tersangka keluarkan uang Rp30 ribu, tapi korban tak keluarkan uang sehingga tersangka menegur korban yang tidak keluarkan uang," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian Rishadi di Polres Metro Jakarta Timur, Rabu (18/3).

Arie menerangkan, korban dan pelaku pun terlibat perselisihan. Pelaku tersinggung dengan jawaban korban.

"Kata-kata korban dianggap kasar oleh tersangka. Kemudian tersangka sepakat dengan temanya yang sekarang masih melarikan diri melakukan penganiayaan," ujar dia.

Arie mengatakan, pelaku lantas meminjam pisau kepada tukang pecel lele. "Korban lalu ditusuk langsung ke ulu hati sehingga korban meninggal dunia," ujar dia.

Atas kejadian itu, masyarakat sekitar melaporkan kejadian itu ke polisi. Dalam waktu cepat polisi berhasil menangkap seorang tersangka yang bersembunyi di toilet pom bensin.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka digiring ke Polres Metro Jakarta Timur. Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP junto Pasal 170 ayat 3 dan Pasal 352 ayat 3 KUHP.

"Ancaman hukuman 15 tahun penjara," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembunuhan
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini