Ahok tak ambil pusing hasil survei
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama tidak terlalu risau dengan hasil survei yang menyebut dirinya kalah dibandingkan pesaingnya, Anies Baswedan - Sandiaga Uno. Dia juga tak mau ambil pusing soal anomali responden yang menyebut asal bukan Ahok meski sesungguhnya warga cukup puas dengan kinerjanya.
"Ya enggak apa-apa. Karena memang Ahok anomalikan," katanya sambil tersenyum di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/3).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku tidak akan melakukan banyak perubahan dalam metode kampanyenya. Ahok akan mengedepankan program dan keberhasilannya selama menjabat Gubernur DKI Jakarta sekaligus rencana ke depannya. Mengenai belum adanya agenda kampanye selama dua hari terakhir, Ahok mengaku masih sibuk dengan agenda sidang kasus dugaan penodaan agama. Sedangkan haru ini, dia harus menemui Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.
"Kemarin kan sidang, hari ini ada tamu terima Presiden Afrika Selatan," singkatnya.
Sebelumnya, Lembaga Media Survei Indonesia (Median) merilis penelitian dengan hasil elektabilitas Anies-Sandi sebesar 46,3 persen sedangkan Ahok-Djarot memperoleh 39,7 persen. Sementara itu jumlah responden yang belum menentukan pilihan sebesar 14 persen. Namun, banyak warga yang senang dengan kinerja petahana tetapi tidak ingin memilihnya. Direktur Median Rico Marbun menyebut ada pertentangan jawaban para pemilih soal kompetensi dan pilihan di Pilgub DKI.
"Dari temuan survei yang kita lakukan, jika responden ditanya tentang kompetensi calon secara tatap muka, Ahok-Djarot masih unggul. Terlihat responden yang menganggap Ahok-Djarot mampu memimpin Jakarta ke depan sebesar 53,6 persen, sedangkan Anies-Sandi 32,5 persen, dan yang tidak menjawab sebesar 13,9 persen," kata Rico. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya