Ada Penumpang OTG Covid-19, Ridwan Kamil Dukung Operasional KRL Dihentikan

Sabtu, 9 Mei 2020 09:34 Reporter : Aksara Bebey
Ada Penumpang OTG Covid-19, Ridwan Kamil Dukung Operasional KRL Dihentikan Ridwan Kamil. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta kompak dalam urusan memandang polemik operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang dianggap berisiko di tengah pandemi virus Covid-19. Diperlukan langkah strategis untuk mengendalikan pergerakan manusia dengan tujuan menekan potensi penyebaran virus.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membahas hal tersebut bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan kepala daerah di wilayah kota Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek) serta Sekretaris Daerah Banten melalui telekonferensi.

Mereka memiliki kesamaan pandangan mengenai KRL sebagai tempat potensial penyebaran virus karena ada kerumunan manusia. Ridwan Kamil pun mengaku sudah pernah menyetujui usulan pertama para kepala daerah di Bodebek untuk menghentikan KRL. Namun, ternyata Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (RI) tetap mengizinkan KRL beroperasi.

"Sekarang mengemuka lagi (penghentian KRL), saya juga sangat mendukung. Karena problem-nya adalah OTG (Orang Tanpa Gejala). Jadi, walau sudah ada protokol kesehatan (di KRL), OTG ini tidak ketahuan padahal ada virus," kata dia melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (9/5).

"Yang menjadi fundamental juga adalah yang mencari nafkah di Jakarta, selama kantornya memang masih buka, maka alasan dia untuk bepergian itu tidak bisa dihindari," sambung dia.

Baca Selanjutnya: Menyikapi hal itu selain mengusulkan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini