Ada luka lebam di tubuh bocah Sania, diduga tewas dianiaya orangtua
Merdeka.com - Polres Metro Tangerang mencium sejumlah kejanggalan atas tewasnya Sania. Gadis kecil berusia tiga tahun yang meninggal di rumah kontrakan jalan Sunan Giri, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, itu diduga tewas sebelumnya dianiaya.
Maemunah ibu tiri Sania yang menikahi Rijal seorang duda yang memiliki anak Sania diduga melakukan tindak kekerasan terhadap anak tersebut.
"Kami menduga demikian, visumnya seperti itu. Tapi tidak bisa kan hanya berdasar dari visum saja," ujar Waka Polres Metro Tangerang Erwin Kurniawan, Selasa (8/11).
Erwin mengatakan, proses yang akan dilakukan sama dengan proses yang terjadi pada korban kekerasan yang terjadi di Ciledug, yakni Dafa Mustaqim. "Untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka harus melalui proses yang bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Dirinya juga menjelaskan saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi yang sudah dilakukan. Dan 5 sampai 6 hari ke depan baru dapat diketahui penyebab kematian bocah malang tersebut.
"Untuk hasil visum memang terdapat luka lebam di bagian tubuh, tetapi itu hanya di bagian luar, dan kami membutuhkan autopsi untuk mengetahui dengan jelas penyebab dari Sania meninggal dunia," ungkapnya.
Hingga saat ini, ada enam saksi yang sudah dimintai keterangan termaksud ibu tiri Sania. Sementara orangtua Sania masih berada di Sukabumi karena berduka atas kehilangan anaknya.
"Ya mereka masih di Sukabumi, rumah ibu kandung Sania. Karena Sania sendiri di semayamkan di kampung halaman ibu kandungnya," tutupnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya