Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

9.000 Anggota Satgas Disiagakan Cegah Karhutla di Sumsel

9.000 Anggota Satgas Disiagakan Cegah Karhutla di Sumsel Karhutla di Ogan Ilir. ©2020 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Sebanyak 9.000 personel yang tergabung dalam satuan tugas disiagakan untuk mencegah sekaligus menangani kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan tahun ini. Mereka bertugas sejak 9 Maret 2020.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengungkapkan, satgas difungsikan bersamaan dengan penetapan status Sumsel siaga darurat karhutla pekan depan. Optimalisasi dan percepatan kerja sangat penting mengingat saat ini Sumsel hampir memasuki musim kemarau.

"Ada sembilan ribu personel dari berbagai instansi yang terlibat dalam penanganan karhutla. Kita mesti waspada sejak dini walaupun belum musim kemarau," ungkap Iriansyah, Kamis (4/3).

Dalam waktu dekat, kata dia, pencegahan dilakukan di Kabupaten Muara Enim dan Penukal Abab Lematang Ilir karena debit air sungai mulai surut yang menyebabkan hutan mulai kering. Ketika itu, kebakaran sangat rentan terjadi sehingga dilakukan fokus pengamanan.

"Sejauh ini upaya pencegahan sudah dilakukan dengan menyiapkan sumur bor, sekat kanal, embung, dan juga sosialisasi kepada masyarakat. Tapi perlu aksi pencegahan secara langsung agar tidak terjadi karhutla," kata dia.

Sementara teknologi modifikasi cuaca (TMC) dan helikopter sedang diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Usulan itu segera dikabulkan mengingat keterbatasan perlengkapan di daerah.

"Mudah-mudahan segera direalisasikan pemerintah pusat agar pencegahan semakin optimal. Kami butuh helikopter patroli dan water boombing seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP