88 Warga di Karawang Masuk ODP Virus Corona
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat merilis peta sebaran kasus virus corona atau Covid -19 di wilayah kabupaten/kota . Kabupaten Karawang tercatat ada 88 ODP atau Orang Dalam Pemantauan yang tersebar ditiap kecamatan.
Data yang dirilis tersebut diharapkan menjadi parameter untuk pimpinan kepala daerah hingga tingkat desa desa hingga kepala daerah melakukan antisipasi dan edukasi secara terukur dan rasional kepada warganya.
Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Yayuk Sri Rahayu membenarkan data yang tercantum dalam data Dinas Kesehatan Jawa Barat ada 88 ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang tersebar dan data itu terus terupdate setiap hari dilakukan pemantauan.
"Benar data 88 ODP di Kabupaten Karawang, "kata Yayuk, Senin (16/3).
Data yang ada di lapangan selalu dilaporkan ke tingkat provinsi dan dalam perkembangannya terus dipantau titik-titik yang diduga menjadi sebaran ODP sehingga data itu selalu update. Namun dia memastikan Karawang masih terbilang aman dari kasus virus corona.
"Data setiap hari ter-update dalam sebaran kasus Covid-19," jelasnya.
Dalam keterangannya, Yayuk mengatakan peta digital interaktif sebaran Corona ini memuat informasi untuk ODP (Orang Dalam Pemantauan) ditandai warna biru, kemudian PDP (Pasien Dalam Pengawasan) berwarna kuning dan pasien yang positif Covid-19 berwarna merah.
"Data saat ini di Karawang masih terbilang aman dan semoga dalam 14 hari ke depan juga kondisinya sama," tambahnya.
Untuk warga yang datang dari luar negeri seperti adanya TKW asal Karawang yang mengalami gejala mirip terinfeksi virus corona masih dalam pemantauan petugas dinas kesehatan di lapangan untuk 14 hari kedepan.
"Orang ini baru pulang dari luar negeri sehingga harus dilakukan pemantauan," tutupnya.
Yayuk Sri Rahayu mengimbau masyarakat agar tidak resah dan panik apabila memiliki gejala penyakit seperti batuk, pilek ataupun demam, segera melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut ke dokter atau petugas kesehatan dan menyarankan, agar masyarakat melakukan perilaku hidup sehat untuk menjaga imunitas tubuh.
"Masyarakat tidak usah panik dan resah yang penting perilaku hidup sehat dan menjaga imunitas tubuh," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya