74.879 Pemudik Diputarbalik di Hari Ketiga Larangan Mudik

Minggu, 9 Mei 2021 18:34 Reporter : Supriatin
74.879 Pemudik Diputarbalik di Hari Ketiga Larangan Mudik Operasi Penyekatan Arus Mudik di Posko Tanjung Pura Karawang. ©2021 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Biro Pembinaan Operasi (Binops) Polri melaporkan hasil penyekatan di lebih dari 700 lokasi sejak 6 hingga 8 Mei 2021. Lokasi penyekatan tersebut mulai dari Lampung, Pulau Jawa hingga Bali.

Hasil penyekatan sementara menunjukkan, 74.879 pemudik berhasil diputarbalik. Selain itu, 10.249 sepeda motor dan 13.238 mobil pribadi juga diputarbalik.

"711 Bus, 836 travel juga diputarbalik dan 1.780 kegiatan mudik lain terkait putarbalik kendaraan," kata Kepala Biro Pembinaan Operasi (Karo Binops) Polri, Kombes Roma Hutajulu dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (9/5).

Pada periode yang sama, kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 6.809 pemudik. Hasilnya, 151 orang positif terinfeksi Covid-19, sedangkan 6.658 lainnya negatif.

"Pemeriksaan kesehatan ini sepanjang Lampung, Jawa sampai Bali," ujarnya.

Roma menjelaskan, selama penyekatan dilakukan pihaknya telah mengizinkan perjalanan kepada kelompok masyarakat dengan alasan tertentu. Yaitu, 2.454 orang dengan alasan perjalanan dinas, 219 orang sakit dan 32 ibu hamil.

"Kemudian 166 orang keluarga meninggal dan 6.501 orang alasan lainnya," terangnya.

Pemerintah melarang masyarakat mudik untuk merayakan Lebaran Idulfitri 2021 sejak 6 hingga 17 Mei 2021. Larangan mudik ini bertujuan menekan mobilitas masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19.

Larangan mudik tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Meski demikian, pemerintah masih mengizinkan perjalanan bagi kelompok tertentu, misalnya orang yang melakukan perjalanan dinas. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini