73 Warga Sleman keracunan usai buka puasa bersama di Masjid
Merdeka.com - Sekitar 73 orang warga di Dusun Caren, Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman mengalami keracunan usai menyantap makanan berbuka atau takjil di Masjid Al Ma'ab pada Jumat (1/6). Para korban baru merasakan sakit sehari berikutnya, Sabtu (2/6).
Ketua Takmir Masjid Al Ma'ab, Abdul Jalal mengatakan warga yang keracunan sempat mengeluhkan pusing, sakit perut dan mual. Puluhan korban dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Buka bersamanya pada Jumat (1/6) kemarin. Tetapi warga baru merasakan gejala keracunan pada Sabtu (2/6). Sabtunya ini berbeda-beda, ada yang dini hari sudah mengeluh keracunan ada yang siang. Kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Abdul saat dikonfirmasi, Minggu (3/6).
Sementara itu, Kapolsek Berbah, Kompol Agus Zaenudin menuturkan, dari catatan petugas, 73 korban keracunan harus mendapatkan perawatan di RS. Agus merinci, dari 73 orang tersebut, 12 orang hanya menjalani rawat jalan, sedangkan sisanya menginap di RS.
Saat ini, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian ini. Polisi telah memeriksa dua orang juru masak yang membuat menu berbuka puasa di Masjid Al Ma'ab.
"Baru 2 orang dimintai keterangan. Yang dimintai keterangan 2 orang sebatas saksi. Kan tukang masak ada 3. Yang 1 ikut ke RS juga (keracunan) jadi baru 2 yang dimintai keterangan," papar Agus.
Menurut salah seorang warga Dusun Caren, Erot Riyadi (38) menjelaskam, acara buka puasa bersama di masjid sudah menjadi tradisi di Bulan Ramadan. Biasanya, setiap hari ada tiga kepala keluarga yang memasak atau menyediakan menu berbuka puasa di masjid.
"Kemarin itu menunya (menu makanan yang menyebabkan keracunan massal) nasi kotak. Lauknya ada telur balado, sayur dan mie," tandas Riyadi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya