7 Pelajar Diperiksa Polisi Terkait Video Mesum di Tuban

Jumat, 4 Oktober 2019 15:35 Reporter : Erwin Yohanes
7 Pelajar Diperiksa Polisi Terkait Video Mesum di Tuban Ilustrasi video porno dan pasangan mesum. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Satreskrim Polres Tuban masih terus mendalami kasus beredarnya video mesum yang diperankan pelajar SMK Tuban. Setidaknya, 7 orang yang ada di dalam video itu telah diperiksa sebagai saksi oleh polisi.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan ke-7 orang saksi itu, terdiri dari dua pelajar laki-laki dan 5 orang pelajar perempuan.

"Total yang telah diperiksa sudah 7 orang dan arah dari penyidik dalam kasus itu adalah tentang perbuatan cabul serta dijerat UU ITE," kata Nanang saat dikonfirmasi, Jumat (4/10).

Dia menjelaskan tempat kejadian itu dilakukan di kamar kos yang berada di Kelurahan Latsari, Kecamatan Kota Tuban. Saat itu di dalam kamar ada tujuh siswa yang terdiri dari dua pelajar laki-laki dan lima perempuan.

Kemudian ada salah satu pelajar perempuan berinisial C yang dengan sengaja merekam perbuatan asusila tersebut. Setelah itu menjadi viral di media sosial termasuk di facebook.

"Video direkam C, dia adalah cewek," ujar perwira kelahiran asal Kabupaten Bojonegoro itu.

Sementara itu, penyidik kini juga tengah mendalami dugaan adanya unsur pemaksaan yang dialami korban yang masih berusia di bawah umur dalam kasus tersebut.

"Hasil pemeriksaan salah satu siswi di paksa untuk melakukan perbuatan asusila dan video diviralkan di media sosial. Saat ini (korban, red) masih di visum," ungkapnya.

Dia menegaskan belum ada yang ditetapkan tersangka terkait video syur tersebut. Karena para saksi dan korban masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tuban.

"Belum ada yang ditetapkan tersangka dalam kasus video tersebut," terangnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan perkara itu akan didalami secara profesional karena korban masih di bawah umur. Serta anggota telah diperintahkan agar kasus itu dilanjutkan dan tidak berhenti, tujuannya buat pembelajaran masyarakat.

"Saya sudah perintahkan tidak ada kasus ini diberhentikan. Gunanya untuk pembelajaran buat masyarakat, dan tidak boleh Tuban di buat begini," bebernya.

Sebelumnya, beredarnya video panas tersebut berawal dari upload an salah satu akun Facebook pada Rabu malam (2/10), dan viral di dunia maya. Video tersebut menampilkan adegan seorang pelajar laki-laki sedang berhubungan badan dengan wanita yang masih mengenakan seragam Pramuka.

Video mesum itu nampak direkam oleh temannya sendiri di sebuah kamar kos dengan durasi 6 detik. Di kamar itu juga terlihat ada beberapa wanita lain yang masih mengenakan kaos kaki hitam dengan tulisan SMK Tuban. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini