6 Anjing Pelacak Diharapkan Bisa Temukan Puluhan Korban Banjir yang Hilang di NTT

Kamis, 8 April 2021 12:42 Reporter : Ananias Petrus
6 Anjing Pelacak Diharapkan Bisa Temukan Puluhan Korban Banjir yang Hilang di NTT 6 Anjing pelacak bantu pencarian korban bencana NTT. ©2021 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Bantu pencarian korban hilang akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Adonara, Kabupaten Flores Timur dan Lembata, Nusa Tenggara Timur, Polri terjunkan enam ekor anjing pelacak.

Tiga ekor anjing pelacak dipersiapkan di Adonara, sedangkan tiga ekor lainnya di Kabupaten Lembata. Enam ekor anjing tersebut sudah dikirim dan akan tiba di Adonara serta Lembata, Kamis (8/4) hari ini.

Selain anjing pelacak, didatangkan juga enam orang pawang yang dua di antaranya merupakan polisi wanita (Polwan).

"Melakukan pencarian jenazah korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Adonara, serta lahar dingin di Lembata, hari ini mulai pencarian menggunakan enam satwa K9 dengan sasaran tiga ekor di Adonara dan tiga ekor di Lembata," Ungkap Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, Kamis (8/4).

Jenis satwa K9 yg dikerahkan untuk pencarian adalah, pointer satu ekor, anjing gembala Jerman dua ekor dan Belgian Malinois tiga ekor. "Seluruhnya memiliki kemampuan Cadaver (pencarian mayat)," Katanya.

Hingga saat ini masih ada puluhan warga yang belum ditemukan, pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Adonara serta Lembata.

Diperkirakan puluhan orang ini tertimbun material lumpur dan tanah pasca bencana alam ini.

Upaya pencarian dari TNI, Polri dan warga terus dilakukan secara manual, karena alat berat belum bisa menembus lokasi bencana di Pulau Adonara dan Lembata. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Banjir Bandang NTT
  3. Kupang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini