Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Jenazah korban kebakaran gudang mercon kembali terindentifikasi, total jadi 45

5 Jenazah korban kebakaran gudang mercon kembali terindentifikasi, total jadi 45 Korban ledakan pabrik petasan di Kosambi. ©2017 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Tim DVI (Disaster Victim Indentification) Mabes Polri hari ini kembali berhasil mengidentifikasi jenazah korban ledakan dan kebakaran gudang kembang api di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Ada lima korban yang berhasil diidentifikasi hari ini.

Lima jasad itu atas nama Pariyah, Emuh binti Saran, Sani binti Usih, Sugiyanti, dan Macih. Kelimanya merupakan buruh di perusahaan PT Panca Buana Cahaya Sukses milik Indra Liono.

Kelima jenazah itu diserahkan tim DVI Polri kepada pihak keluarga dan langsung dibawa untuk di kebumikan di Tangerang. Kelima jenazah itu tinggal di Desa Belimbing, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Total seluruh jasad yang telah terindentifikasi 45 jenazah terdiri dari 13 laki-laki dan 32 orang perempuan.

"Sudah dikembalikan kepada keluarga sesuai dengan data antermortem yang sudah terdaftar," kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (08/11).

Saat ini, terdapat dua kantong jenazah berisi potongan tubuh yang masih belum terungkap identitasnya. Menurut Edy, tim DVI Polri berencana mengubur bagian tubuh yang sulit teridentifikasi tersebut.

"Ada dua body part yang tidak teridentifikasi karena sudah menjadi arang yang sudah tidak bisa di ekstraksi untuk diambil DNA-nya. Ya mungkin kami dan pihak rumah sakit rencananya akan melakukan pemakaman massal di pemakaman umum," kata Edy yang juga Ketua Tim Postmortem RS Polri.

"Nanti biasanya kita akan menunggu dari dinas pemakaman DKI, sesuai dengan jadwal dinas pemakaman DKI," imbuhnya.

Namun, kata Edy, pihaknya tak mau terburu-buru melakukan pemakaman massal tersebut. Sebab Tim DVI masih menunggu laporan dari pihak keluarga maupun masyarakat yang merasa masih ingin menyerahkan data-data antermortem.

"Nanti kita lihat lebih lanjut perkembangannya karena pemeriksaan masih berjalan karena proses ini memang belum selesai secara keseluruhan, mungkin nanti ada laporan lagi dari masyarakat atau laporan dari wilayah, mungkin hasil rekonstruksi nanti ada kita enggak tahu, tapi kita menunggu," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP