4 Pasien pengungsi Palu dirawat di RS Samarinda, salah satunya bayi 7 bulan
Merdeka.com - Empat pasien pengungsi asal kota Palu, Sulawesi Tengah, dirawat di RSUD AW Syachranie, di Samarinda, Kalimantan Timur. Satu di antaranya, bayi 7 bulan, menderita radang pernafasan.
"Itu data terbaru, semua yang berobat, ada 10 orang terdata sejak tanggal 2 Oktober. Empat diantaranya, dirawat inap," kata Kabid Pelayanan RSUD AW Syachranie, dr Nurliana Adriati Noor, dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (20/10) malam.
Nurliana menerangkan, pasien terbaru adalah bayi usia 7 bulan, asal kecamatan Palu Barat. Bayi itu, didiagnosa menderita Bronkopneumonia, sehingga mesti menjalani rawat inap, sejak Sabtu (13/10).
Dalam istilah medis, Bronkopneumonia adalah peradangan pada dinding saluran nafas kecil, pada paru-paru. Peradangan, umumnya disebabkan infeksi, dan terjadi pada kedu paru-paru. "Yang terakhir, adalah kasus anak dengan Bronkopneumonia (dirawat di ruang Melati)" ujar Nurliana.
Namun demikian, lanjut Nurliana, secara umum, pasien yang berobat jalan maupun rawat inap, umumnya mengalami luka-luka. "Artinya, luka lebih dari satu luka. Sekarang dirawat di beberapa ruang rawat," sebut Nurliana.
"Juga ada untuk kasus patang tulang, dan juga penyakit kronis seperti hipertensi, juga ada. Kita terus memberikan perawatan yang terbaik," kata Nurliana.
Berikut pasien pengungsi asal Palu yang dirawat di RSUD AW Syachranie Samarinda :
1. Emma Debbora (39) alamat Jalan Dr Moh Hatta No 9, Palu Selatan
2. Hj Firman (63) alamat Jalan Pue Bongo, Palu
3. Saiful (36) alamat Jalan HI Lagoda, Baiya, Palu Utara
4. Husain Fikri (7 bulan) alamat Jalan Cokroaminoto, Palu Barat
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya