4 Kasus ini buktikan Diskotek Stadium sarang narkoba
Merdeka.com - Setelah berdiri selama 16 tahun 7 bulan, diskotek Stadium di Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat, akhirnya ditutup pada 19 Mei lalu. Kelab malam yang beroperasi 24 jam itu disegel untuk selama-lamanya.
"Sudah dicabut izinnya. Sudah dibekukan izinnya sampai selama-lamanya dong," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budiman belum lama ini.
Penutupan dilakukan karena peredaran narkoba di diskotek itu sudah terlalu mengkhawatirkan. Adalah peristiwa kematian Bripda Jicky Vay Gumerang yang menjadi tonggak penutupan Stadium. Anggota Polres Minahasa Selatan, Sulawesi Utara itu tewas overdosis saat dugem di diskotek empat lantai tersebut pada Jumat (16/5).
"Hasilnya, dia overdosis amphetamin atau ekstasi," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/5).
Sebelum kematian Bripda Jacky, sudah banyak kasus yang membuktikan Stadium sarang narkoba. Sejak awal Januari sampai Mei ini, Satuan Narkotika Polrestro Jakarta Barat sudah melakukan lima kali operasi dan mengamankan ribuan butir narkotika jenis ekstasi dan ratusan gram sabu.
Berikut 4 kasus yang buktikan Stadium sarang narkoba:
Pengedar sabu dibekuk
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKasat Narkoba Polrestro Jakarta Barat AKBP Gembong Yudha menjelaskan, operasi sunyi (silent operation) dilangsungkan pertama kali pada 12 Januari 2014. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap satu tersangka pengedar sabuSelanjutnya, pada operasi 9 Maret 2014, seorang pengedar narkotika, Akib ditangkap dengan barang bukti 0,3 gram sabu.
Polisi temukan 600 gr sabu dan 5.000 ekstasi di brankas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSelang sembilan hari, 14 April 2014, polisi kembali menangkap tersangka pengedar narkotika, Emon. Dari tersangka, polisi mendapatkan 600 gram sabu, 5.337 butir ekstasi, 55 happy five. Barang bukti tersebut ditemukan di sebuah brankas di kamar hotel Stadium."Padahal di kamar hotel Stadium tidak disediakan brankas. Tersangka membawa dari luar," kata Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Barat AKBP Gembong Yudha.
Ribuan ekstasi ditemukan di loker Stadium
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPada 16 Mei yang lalu, bersamaan dengan meninggalnya anggota Reskrim Polres Minahasa Selatan Bripda Jacky Vay Gumerung di Stadium, polisi mendapatkan ribuan butir ekstasi dan puluhan gram sabu. Narkotika tersebut terdapat di lima locker berbeda pengunjung.Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Barat AKBP Gembong Yudha menjelaskan, di locker nomor 427 terdapat 18 paket sabu, yang masing-masing paket seberat 7,2 gram. Di locker 449 didapatkan 2.250 butir ekstasi.Sementara, di locker 452, didapatkan 1.000 ekstasi, di locker 448, didapatkan 700 butir ekstasi dan satu paket kelatin seberat 9,7 gram.Terakhir, di locker 428 ditemukan satu butir ekstasi.
Ada juga senjata api di loker Stadium
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSelain narkoba, ditemukan juga senjata api di Stadium. Di locker 449, terdapat sebuah senjata api Baretta kaliber 8 milimeter yang ditumpuk bersama 2.250 butir ekstasi.Penemuan senjata bersamaan dengan narkoba ini diduga terkait jaringan mafia obat terlarang yang sudah marak di diskotek tersebut.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya