303 Personel Brimob Sisir Wilayah Terisolir Bencana Tsunami di Banten
Merdeka.com - Sebanyak 303 personel Brimob diterjunkan untuk menyisir wilayah terisolir yang terdampak bencana tsunami di Banten. Titik dituju adalah daerah Sumur wilayah Ujung Kulon.
"Jadi akses jalannya tertutup, pohon tumbang harus dibersihkan dan aksesnya cukup jauh, itu arah ujung kulon, daerah Sumur dan sekitar. Kemungkinan masih banyak korban jiwa yang belum terevakuasi," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (24/12).
Bantuan sementara, Polri membangun posko di tiap Polres yang akan mengendalikan bantuan, seperti dapur umum. "Jadi kami beri bantuan makanan cepat saji," ujarnya.
Dedi menjelaskan, penanganan tsunami di Banten relatif berbeda dengan yang terjadi di Palu. Selain masih tersedianya layanan komunikasi, kondisi jalan pun masih dapat dilalui.
"Hanya saja, akses jalan memang banyak yang tertutup, seperti pohon tumbang harus dibersihkan untuk membuka akses," jelasnya.
Beberapa wilayah terpetakan, seperti Serang, Cilegon dan Pandeglang dipastikan tidak ada kendala. Wilayah, Ujung Kulon saat ini menjadi fokus karena terkendala jalan. Untuk wilayah Lampung Selatan sendiri, Tim SAR sudah masuk. Sepanjang garis pantai Carita dan Anyer sampai dengan Karang Bolong tim sudah melakukan evakuasi.
Reporter: M RadityoSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya