3 PPK Proyek Air Minum PUPR Kembalikan Uang Suap Rp 1,7 M ke KPK

Senin, 11 Februari 2019 21:48 Reporter : Merdeka
3 PPK Proyek Air Minum PUPR Kembalikan Uang Suap Rp 1,7 M ke KPK Gedung KPK. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima pengembalian uang suap senilai Rp 1,7 miliar dari tiga orang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), milik Kementerian PUPR. Terkait nama dari tiga orang tersebut, Juru Bicara KPK Febri mengaku belum menerima informasi lebih lanjut

"Penyidik mendapat tambahan pengembalian uang dari 3 orang PPK proyek SPAM di Kementerian PUPR sejumlah Rp 1,7 miliar," kata Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin, (11/2).

Sampai saat ini tercatat, total sudah 16 orang telah mengembalikan uang suap kasus terkait, kepada KPK. Total dana dikembalikan angkanya mencapai Rp 4,7 miliar. "Jumlah tersebut dari total 16 orang PPK, selengkapnya di persidangan," ujar dia.

KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Empat di antaranya sebagai pihak pemberi yakni Direktur Utama PT Wijaya Kesuma Emindo (WKE), Budi Suharto; Direktur PT WKE, Lily Sundarsih; Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP), Irene Irma; Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo.

Kemudian sebagai pihak penerima, Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung, Anggiat Partunggul Nahot Simaremare; PPK SPAM Katulampa, Meina Woro Kusrinah; Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat, Teuku Moch Nazar; dan PPK SPAM Toba I, Donny Sofyan Arifin.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini