3 pesawat tempur & helikopter super puma disiagakan di batas negara

Sabtu, 5 Agustus 2017 11:33 Reporter : Ananias Petrus
3 pesawat tempur & helikopter super puma disiagakan di batas negara Pesawat tempur disiagakan di batas negara. ©2017 merdeka.com/ananias petrus

Merdeka.com - Tiga unit pesawat tempur jenis T50I serta 1 helikopter jenis super puma disiagakan di hanggar Pangkalan Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ini bertujuan untuk mengantisipasi pelanggaran batas udara antara Indonesia, Timor Leste dan Australia.

Tiga unit pesawat tempur dan 1 helikopter ini didatangkan dari Skuadron 15 Iswahyudi, untuk melakukan patroli pengawasan batas udara dan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI III) dengan sandi, Operasi Kilat Balik serta Operasi Lintas Cenderawasih 2017.

Kehadiran ketiga pesawat tempur ini juga untuk mengemban misi patroli pengawasan dan batas Indonesia bagian Selatan serta Utara yang berbatasan dengan negara Australia dan Timor Leste.

Komandan Lanud El Tari Kupang, Kolonel PNB Ronny Moningka kepada wartawan mengatakan, operasi ini akan dilaksanakan selama sebulan penuh di NTT mengingat wilayah itu berbatasan darat maupun laut dengan dua negara.

"Dalam waktu dekat satu unit pesawat tempur akan ditempatkan di Lanud El Tari. Saat ini masih dalam tahap pembangunan hanggar," ujarnya, Sabtu (5/8).

Sementara itu, Komandan Skuadron 15 Iswahyudi, Letkol PNB Budy Susilo mengaku, operasi dan pengamanan batas udara serta laut yang sementara berjalan beberapa hari ini, belum ditemukan adanya pelanggaran.

"Sistem patroli dan pengamanan meliputi seluruh batas wilayah NTT dengan negara tetangga yakni Timor Leste dan Australia. Kita lakukan pengamanan berkala ini agar, tidak mudah dilanggar penerbangan gelap yang dapat mengancam keutuhan NKRI," ungkapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini