250 Jemaah Haji asal Garut Berpenyakit Kronis
Merdeka.com - Jumlah jemaah haji asal Garut, Jawa Barat, tahun ini sebanyak 1.938 orang. Dari jumlah itu, terdapat 250 orang dikategorikan berisiko tinggi karena usianya di atas 75 tahun dan berpenyakit kronis.
Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan pihaknya selalu memantau kondisi jemaah berisiko tinggi itu.
"Saya selalu menerima update informasi kondisi jemaah dari petugas, kemarin memang ada sempat yang dirawat ya tapi sudah pulang lagi, sekarang sudah ada di tempat yang nyaman lah," sebutnya, Selasa (20/6) seusai melepas rombongan kloter 69 dan 70 Jawa Barat asal Garut.
Rudy meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) tidak memaksa para jemaah untuk beribadah di luar, mengingat suhu cuaca di Tanah Suci sedang panas luar biasa.
"Jarak ke Masjidil Haram yang cukup jauh bila dengan jalan kaki sekitar 2,5 hingga 3 kilometer,” katanya.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut Cece Hidayat menyebut bahwa tahun ini Garut mendapat penambahan kuota jemaah haji yang cukup banyak. Karena itu pemberangkatan hari ini bukanlah yang terakhir karena masih ada satu rombongan lagi berjumlah 46 orang.
"Hari ini yang diberangkatkan dua kloter langsung berjumlah 420 jemaah. Besok sore, 46 jemaah akan diberangkatkan juga," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya