2 WNI divonis hukum gantung di Malaysia

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Rabu, 24 Oktober 2012 18:07
2 WNI divonis hukum gantung di Malaysia
tali gantungan. shutterstock

Merdeka.com - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Frans Hiu dan Dharry Frully Hiu, divonis hukuman gantung di Malaysia. Keduanya dihukum terkait kasus pembunuhan terhadap Kharti Raja (warga Malaysia), pada 3 Desember 2010 lalu.

Untuk membantu keduanya, pemerintah Indonesia akan mengirimkan tim ke Malaysia untuk menyelidiki kasus ini. Pemerintah akan tetap membela dan memperjuangkan status hukum kakak beradik tersebut.

"Mereka dituding membunuh, apakah benar, ini yang harus dibuktikan. Kami juga sudah memberangkatkan ibunda Frans ke Kuala Lumpur. Infonya saat ini sudah berada di KBRI, selanjutnya bisa bertemu dengan anaknya," kata Direktur PTKLN Kemenakertrans Ross Setyawati, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/10).

Kemenakertrans juga telah menunjuk pengacara, untuk mendampingi Frans dan Dharry. Kedua orang itu di Malaysia sebelumnya bekerja sebagai penjaga toko rental PlayStation di Malaysia.

"Kami akan semaksimal mungkin melindungi mereka. Kami sudah menunjuk pengacara untuk menangani dan mendampingi mereka. Prinsipnya, ketika tenaga kerja kita berhadapan dengan proses hukum, kami tidak mempersoalkan apakah mereka datang dengan prosedur yang benar atau tidak," ujarnya.

Menurut data Kemenakertrans, Frans dan Dharry ke Malaysia menyalahi aturan. Keduanya masuk menggunakan visa sebagai pelancong, padahal bekerja menjaga toko di Malaysia.

[has]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# TKI Malaysia

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE