Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Tahun Dibiarkan Rusak, Akhirnya Tanggul di Kali Bekasi Segera Diperbaiki

2 Tahun Dibiarkan Rusak, Akhirnya Tanggul di Kali Bekasi Segera Diperbaiki Tanggul BKB jebol. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane akan melakukan perbaikan tanggul yang rusak di sejumlah titik di Kali Bekasi wilayah Kota Bekasi. Proyek akan dimulai awal 2019 mendatang.

"Yaitu revitalisasi tebing Kali Bekasi di jalan Cipendawa, dan perbaikan tebing di Jalan Ekspres Raya, Perumahan Kemang Pratama," kata Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi, Yudianto di Bekasi, Selasa (12/12).

Tanggul di Jalan Cipendawa rusak parah sejak Februari 2017 lalu. Kerusakan yang dibiarkan tersebut menggerus badan jalan dari arah Cipendawa menuju ke Jatiasih. Akibatnya satu jalur tak bisa dilalui kendaraan, terutama roda empat.

Padahal jalur tersebut kini menjadi jalur padat kendaraan setelah Jalan Raya Jatiasih dilebarkan, serta adanya penambahan satu jembatan di atas Kali Bekasi. Akses ini juga dipakai oleh truk sampah DKI Jakarta menuju ke TPST Bantargebang.

Sementara itu, tanggul yang ada di Perumahan Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu nyaris ambruk sejak Maret tahun ini. Bahkan badan jalan mulai amblas. Warga secara swadaya menutup amblasnya jalan sepanjang sekitar 100 meter menggunakan beton.

Yudianto mengatakan, kewenangan penanganan Kali Bekasi berada di BBWSCC di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Karena itu, pemerintah daerah tak bisa berbuat banyak, meskipun kerusakan tanggul tersebut mengancam warganya.

"Kalau pun dilimpahkan kepada pemerintah daerah, kami tak memiliki anggaran yang cukup," ujar Yudi.

Adapun satu titik tanggul yang rusak di halaman Sekolah Dasar Negeri Pekayon Jaya VI, Bekasi Selatan telah selesai diperbaiki pada tahun ini. Bersamaan dengan tanggul di Cipendawa, tanggul tersebut amblas mengancam gedung sekolah.

Ia mengatakan, penyebab ambruknya tanggul tersebut karena diterjang arus deras ketika debit sungai meningkat. Pemerintah daerah saat ini juga mulai waspada mengingat intensitas hujan mulai meninggi beberapa pekan terakhir. Diprediksi musim hujan di kawasan Bekasi dan sekitarnya bakal terus sampai dengan tahun depan.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP