Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Petani di OKU Selatan Duel Gara-gara Ayam Kate, Satu Orang Tewas

2 Petani di OKU Selatan Duel Gara-gara Ayam Kate, Satu Orang Tewas Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua petani asal Kecamatan Kisam Tinggi, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, terlibat duel. Satu orang tewas dan satunya lagi menyerahkan ke kantor polisi.

Korban adalah Nanda (30) warga Desa Tenang dan pelaku bernama Herlan (50). Pelaku Herlan kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.Peristiwa itu bermula saat korban mendatangi rumah pelaku di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Kisam Tinggi, Senin (7/12) sore. Sambil membawa sebilah parang, korban datang dengan emosi.

Korban bermaksud menanyakan tentang indukan ayam jenis kate yang dipinjam pelaku. Terjadi salah paham antara keduanya sehingga terlibat percekcokan.

Adu mulut berakhir dengan perkelahian. Korban mencabut parang dan berusaha membacok pelaku. Namun, parang itu berhasil direbut pelaku dan membacok korban mengenai pipi.

Luka cukup besar membuat korban tersungkur. Ketika itulah, pelaku memanfaatkan keadaan dengan membacok korban secara membabi buta dan mengenai tangan, punggung, dan leher. Korban pun tewas di tempat.

Kasatreskrim Polres OKU Selatan AKP Apromico mengungkapkan, tersangka menyerahkan diri ke kantor polisi didampingi keluarga. Selanjutnya, petugas mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

"Tersangka menyerahkan diri setelah kejadian. Dia mengakui perbuatannya," ungkap Apromico, Selasa (8/12).

Dari keterangan tersangka, pembunuhan itu dilatarbelakangi masalah ayam kate. Hanya saja, tersangka mengaku korban lebih dulu menantang dan berusaha membacoknya.

"Tersangka membunuh dengan parang milik korban yang direbutnya. Masalahnya gara-gara ayam," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. Barang bukti diamankan sebilah parang panjang 25 centimeter beserta sarung dan potongan drigen yang digunakan tersangka membersihkan darah di parang tersebut.

"Sejauh ini situasi aman dan kondusif, tapi terus dipantau petugas," pungkasnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP