Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Pekan berlalu, Novel Baswedan harap otak penyerangan terungkap

2 Pekan berlalu, Novel Baswedan harap otak penyerangan terungkap Novel Baswedan dirujuk ke RS JEC Menteng. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kondisi kesehatan dua kornea mata penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan berangsur mulai membaik. Meski begitu, Novel berharap aktor utama penyerangan terhadapnya bisa segera terkuak.

Melalui Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kasatgas penanganan kasus korupsi e-KTP itu berharap agar pengusutan kasus teror kepadanya bisa jelas sehingga tidak ada lagi korban serupa dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Novel berharap mastermind bisa terungkap agar tidak ada lagi yang menjadi korban," kata Febri, Jumat (28/4).

Diketahui, Kasatgas e-KTP itu mengalami aksi teror penyiraman air keras, Selasa (11/4) seusai menjalankan ibadah salat Subuh di masjid Al Ihsan, tak jauh dari kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kedua mata penyidik handal itu mengalami kerusakan di bagian selaput matanya, khususnya di mata sebelah kiri.

Lulusan Akpol 1988 itu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading setelah dirujuk ke Rumah Sakit Jakarta Eye Center. Guna mendapat penanganan lebih lanjut, Novel diterbangkan ke Singapura.

Meski sudah 2 minggu pasca serangan tersebut, KPK hingga kini belum mendapat informasi apapun dari Polri perihal pelaku teror. Sejumlah koalisi masyarakat peduli KPK pun mendesak agar Presiden Joko Widodo membentuk tim independen guna mengungkap serangan teror kepada Novel.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP