Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

16.497 Jemaah haji Indonesia akan tarwiyah, biayanya SAR 250

16.497 Jemaah haji Indonesia akan tarwiyah, biayanya SAR 250 ilustrasi jemaah haji Indonesia. ©AFP PHOTO/KARIM SAHIB

Merdeka.com - Jumlah jemaah haji Indonesia yang akan melakukan tarwiyah mencapai 16.497 orang. Menurut Kepala Seksi Bimbingan Ibadah PPIH Daker Makkah, Ansor Sanusi angka itu tersebut terverikasi per Senin (28/8) pukul 17.00 waktu Arab Saudi (WAS).

Tarwiyah adalah menginap (mabit) di Mina pada 8 Zulhijjah sebelum wukuf di Padang Arafah. Jemaah akan menunaikan salat Zuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh di Mina. Mereka tidak meninggalkan Mina sebelum terbit matahari di hari Arafah.

Jika ada jemaah haji yang akan melaksanakan tarwiyah, pemerintah tidak dapat melarangnya. Namun, petugas menekankan penanggungjawab tarwiyah harus memastikan anggotanya dalam keadaan sehat.

Pelaksanaan tarwiyah akan dikenakan biaya oleh maktab dengan besaran yang bervariatif. Maktab nanti bertangggungjawab penuh mengantarkan jemaah haji dari hotel menuju Mina dan dari Mina menuju Arafah. Selain itu, mereka juga menyiapkan akomodasi dan konsumsi jemaah.

Bagi jemaah yang akan bertarwiyah mengajukan permohonon kapada ketua kloter dengan persetujuan kepala sektor dan laporan disampaikan kepada kepala daker. Kemudian membuat surat pernyataan bahwa segala aktivitas yang berakibat pada keselematan dan kerugian material menjadi tanggungjawab sendiri.

"Kami sudah buat mekanisme surat pernyataan bermaterai secara kolektif, “ kata Sanusi di Kantor Daker Makkah, Selasa (29/8).

Sementara Anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Sektor 7, Rizhy Firmansyah mengatakan jemaah haji yang memilih tarwiyah dikenakan biaya SAR 250 oleh maktab. Fasilitas yang diperoleh berupa transportasi ke Mina dan dari Mina menuju Arafah. Peserta akan mendapatkan makan sebanyak dua kali.

Dia menjelaskan, kloter 59 Embarkasi Jakarta (JKG 59) terdapat 160 jemaah bertarwiyah. Sebagian ada yang memutuskan berjalan kaki menuju Mina. Namun pihaknya melarang jemaah haji lanjut usia untuk berjalan kaki. "Kalau mereka naik mobil tidak dilarang," ujarnya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP