15 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditahan Selama 32 Hari Operasi Yustisi

Jumat, 16 Oktober 2020 21:33 Reporter : Merdeka
15 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditahan Selama 32 Hari Operasi Yustisi Operasi Yustisi di Jakarta. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Polisi terus berupaya menegakkan disiplin masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, lewat Operasi Yustisi 2020 di seluruh Indonesia. Sejauh ini, tercatat ada 15 kasus penahanan selama 32 hari penerapan giat tersebut.

"Kurungan sebanyak 15 kasus, denda administrasi sebanyak 60.657 kali dengan dengan nilai denda sebanyak Rp 3.759.024.075 miliar," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).

Awi menyebut, selama pelaksanaan Operasi Yustisi 2020 mulai 14 September sampai dengan 15 Oktober 2020, tim gabungan telah melaksanakan penindakan sebanyak 6.777.232 kali.

"Sanksi lisan dan tertulis 5.669.125 kali," ujar dia.

Adapun untuk tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan Covid-19, dilakukan penertiban hingga penutupan sementara.

"Penutupan tempat usaha sebanyak 390.159 kali dan sanksi lainnya atau kerja sosial 650.276 kali," Awi menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini