Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

13.021 Keluarga di Kabupaten Bekasi Mengungsi Karena Banjir dan Angin Puting Beliung

13.021 Keluarga di Kabupaten Bekasi Mengungsi Karena Banjir dan Angin Puting Beliung Banjir Bekasi. TMC Polda Metro Jaya ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir dan angin puting beliung melanda wilayah Kabupaten Bekasi,Minggu (7/2). Bahkan lebih parah dibandingkan di Kota Bekasi. Korban terdampak mencapai 13.021 keluarga di 13 kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi Henry Lincoln mengatakan, banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi sepanjang Sabtu malam sampai Minggu dini hari, serta adanya hembusan angin kencang yang menyebabkan rumah rusak.

"Sebaran banjir di 12 kecamatan, sedangkan angin puting beliung di satu kecamatan," katanya, Minggu (7/2).

Sebaran banjir berada di Kecamatan Babelan, Cibitung, Tambun Utara, Cabangbungin, Sukakarya, Kedungwaringin, Sukawangi, Tambun Selatan, Cikarang Barat, Pebayuran, Muara Gembong, dan Cikarang Timur. Sedangkan puting beliung berada di Kecamatan Setu.

"Berada di 27 desa tersebar di 92 titik," kata Henry.

Adapun titik banjir tertinggi berada di Kecamatan Cikarang Utara akibat meluapnya Kali Ulu di sana. Ketinggian banjir mencapai 150 sentimeter. Sementara itu, di wilayah lain ketinggian mulai 10 sentimeter sampai dengan 100 sentimeter.

"Dampak dari angin puting beliung menyebabkan 38 rumah rusak berat dan 35 rusak ringan," kata Henry.

Henry mengatakan, pemerintah sudah mengambil langkah penanggulangan bersama dengan aparat dari TNI/Polri serta relawan bencana di Kabupaten Bekasi. Upaya yang telah dilakukan mulai dari mengevakuasi, pertolongan dan hingga memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP