11 Orang Diamankan Terkait Kerusuhan dengan Aparat di Purworejo
Merdeka.com - 11 orang diamankan polisi lantaran terlibat provokasi agenda sosialisasi quarry (tambang) Bendungan Bener yang berujung kericuhan dengan aparat kepolisian di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jumat (23/4). Mereka saat ini masih dilakukan pemeriksaan.
"11 orang laki-laki dan perempuan yang diduga provokator masih kami mintai keterangan maksud dan tujuan aksi yang dilakukan. Selain itu beberapa saksi warga sekitar juga kami mintai keterangan terkait kronologi kejadian pemicu kericuhan. Jika terbukti kami tindak tegas, tentu bisa mengarah UU kesehatan," kata Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito saat dikonfirmasi, Jumat (23/4).
Dia menyebut kejadian bermula massa mendatangi agenda sosialisasi quarry (tambang) Bendungan Bener. Mereka datang menutup jalan menuju kecamatan bener agar tim gabungan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan aparat keamanan tidak bisa lewat.
"Mereka itu massa ada dari solo, Yogyakarta datang menutup jalan dengan potongan ranting pohon sebagai bentuk penolakan rencana sosialisasi warga dan kami sudah meminta untuk tidak menghalangi jalan karena fasilitas umum," ungkapnya.
Melihat aksi nutup jalan, petugas kepolisian berusaha koordinasi dengan massa aksi untuk membuka jalan. Polisi telah melakukan imbauan berulang kali kepada warga. Namun, mereka tidak mengindahkan peringatan.
"Lantaran imbauan petugas tidak dihiraukan, petugas pun terpaksa membuka blokade jalan, kemudian membubarkan warga," ujarnya.
Dalam pembubaran itu, terjadi bentrok sejumlah warga melempari petugas dengan batu. Petugas lantas membalas dengan tembakan gas air mata.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya