Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

11 Kg sabu disita, dua bandar ditembak mati Polrestabes Medan

11 Kg sabu disita, dua bandar ditembak mati Polrestabes Medan 2 Bandar narkoba ditembak mati Polrestabes Medan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan upaya peredaran 11 Kg sabu-sabu. Tiga orang bandar diringkus, dua di antaranya ditembak mati.

"Kita melakukan tindakan tegas. Kita menangkap 3 orang, semua bandar. Dua bandar itu melakukan perlawanan, ditembak mati," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahnel, di RS Bhayangkara Medan, Selasa (7/2).

Tersangka bandar narkoba yang ditembak mati yaitu FE (29), warga Jalan Karya Jaya Gang Glugur, Medan, dan PA (43), warga Jalan Deli Tua Gang Delima, Desa Suka Makmur, Deli Tua, Deli Serdang. Satu tersangka ditangkap hidup, yaitu seorang perempuan, PR (27), yang merupakan istri dari FE.

Kasus ini terungkap setelah polisi menyelidiki informasi dari masyarakat. Buah penyelidikan itu, mereka menyergap FE di Jalan Besar Deli Tua, persisnya di depan Indomaret pada Senin (6/2) sekitar pukul 08.00 WIB. Dari tangan laki-laki itu disita 2 bungkus sabu-sabu dengan total berat 2 Kg.

Pengembangan pun dilakukan ke rumah FE. Istrinya FA diringkus. "Daripadanya ditemukan 2 plastik besar juga seberat 2 Kg yang disembunyikan dalam mesin cuci di dapur," kata jelas Kasat Reserse Narkoba Pokrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih.

Tak berhenti di sana, petugas melakukan pengembangan dan menangkap PA di kediamannya sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah penggeledahan, ditemukan 7 Kg sabu-sabu di dalam ransel hitam.

"Jadi jumlah keseluruhan yang disita 11 Kg sabu-sabu," sebut Ganda.

Dari hasil interogasi terhadap FE, diketahui masih ada bukti lain yang disimpan di kanal Deli Tua. Sementara PA mengaku masih menyimpan bukti lain di Jalan Letda Sujono, kawasan Jalan Tol Bandar Selamat. Petugas kemudian membagi tim dan membawa kedua tersangka untuk menunjukkan lokasinya menjelang dinihari tadi.

"Saat menunjukkan lokasi, kedua tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, sehingga kami melakukan penembakan mengarah ke tersangka dengan tujuan melumpuhkan, kedua tersangka roboh dan meninggal dunia," papar Ganda.

Kedua tersangka yang tewas kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Sementara PR masih menjalani pemeriksaan. "Pelaku lain pasti ada, tim kita masih melakukan pengembangan dan penyelidikan mendalam," ucap Ganda. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP