11 April Koalisi Masyarakat Sipil gelar aksi setahun teror Novel, desak TGPF dibentuk
Merdeka.com - Koalisi Masyarakat Sipil gabungan dari KontraS, Amnesty International dan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta berencana menggelar peringatan setahun kasus penyiraman air keras dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Acara tersebut rencananya bakal dihelat pada 11 April 2018 mendatang.
"Kita akan menghelat aksi, mendesak pemerintah, Pak Jokowi turun tangan dan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF)," ujar Yansen Dinata, inisiator agenda untuk Novel di Kantor Amnesty International Indonesia, Jakarta, Senin (9/4).
Koalisi Masyarakat berpandangan, tidak ada yang berkembang dalam pengusutan kasus Novel. Hingga terakhir soal penyebaran sketsa wajah pelaku kasus ini belum terang benderang.
"Saya ingat desakan TGPF disikapi Pak Jokowi adalah kalau penegak hukum menyerah angkat tangan, baru mau bertindak. Ini artinya menunggu, mau sampai kapan?" kata dia.
Dia berharap aksi 11 April 2018 menjadi pemantik dan bisa menyasar kepada masyarakat luas. Salah satunya mendorong agar TGPF bisa dibentuk.
"Jadi jam 3 sore, titiknya di gedung KPK dan seberang Istana Negara. Gunakan media sosial juga, pakai tagar TiktokNovel yang mengartikan sebuah waktu," tandasnya.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya