Kenali teks negosiasi Bahasa Indonesia dengan ciri-ciri ini
Merdeka.com - Apa yang kamu lakukan kalau saat ingin membeli barang, ternyata harga yang ditawarkan penjual menurutmu terlalu mahal? Biasanya kamu tentu melakukan penawaran. Kamu mencoba meminta pada penjual agar harganya diturunkan, kalau perlu dengan mengajukan alasan-alasan yang kamu punya. Nah, proses ini disebut sebagai negosiasi.
Dalam Bahasa Indonesia, teks negosiasi adalah teks yang berisi interaksi sosial antara satu orang dengan lainnya yang berfungsi untuk menetapkan keputusan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan berbeda. Kedua belah pihak dalam negosiasi ini memiliki hak atas hasil akhir. Hasil akhir dalam negosiasi ini memerlukan persetujuan kedua belah pihak sehingga terjadi proses saling memberi dan menerima sesuatu untuk mencapai kesepakatan bersama.
Kali ini Kelas Merdeka bakal bahas tentang ciri-ciri isi dari teks negosiasi. Yuk simak penjelasannya di bawah ini:
1. Negosiasi menghasilkan kesepakatan, baik kedua belah pihak saling sepakat ataupun kedua belah pihak sepakat untuk nggak sepakat. Jadi suatu negosiasi nggak selalu berakhir dengan kesepakatan.
2. Tiap-tiap pihak yang bernegosiasi memperjuangkan kepentingannya masing-masing. Di dalamnya harus jelas alasan yang memperkuat kepentingan masing-masing, dan disampaikan dengan baik untuk menghasilkan kesepakatan.
3. Negosiasi adalah sarana untuk mencapai penyelesaian.
4. Negosiasi bertujuan praktis, yaitu mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Jangan sampai isi negosiasi justru melebar ke mana-mana.
Negosiasi nggak hanya bisa dilakukan di pasar, tapi juga di tempat-tempat lain yang memungkinkan adanya penawaran. Dengan mengetahui ciri-ciri umum dari konten teks negosiasi ini, kamu bisa mengenali teks ini dengan mudah, dan membedakannya dengan jenis teks lain yang sudah pernah kamu pelajari. Apakah kamu tertarik untuk mencoba membuat teks negosiasi ini? (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya