4 Hal yang perlu kamu tahu saat menganalisis puisi
Merdeka.com - Karya sastra yang berbentuk puisi memang pantas untuk dikagumi. Nggak cuma mengaguminya, sebagai bentuk apresiasi kamu juga bisa melakukan analisis terhadap puisi. Harapannya, setelah menganalisa puisi kamu akan semakin memahami isinya. Kali ini Kelas Merdeka mengajak kamu untuk belajar tentang tahap-tahap dalam analisis isi puisi.
1. aspek bunyi
Sebuah puisi akan bermakna jika dibaca. So, memahami aspek rima, irama, jeda, nada, dan intonasi pembacaan adalah langkah awal untuk memahami isi puisi. Beberapa puisi mengulang bunyi-bunyi tertentu, memainkan bunyi vokal dan konsonan, menampilkan penekanan pada kata tertentu, dan lain-lain.
2. aspek kata
Puisi adalah pola permainan kata yang punya makna di dalamnya. Definisi ini sekaligus menekankan kalau dalam puisi, yang penting bukan hanya bunyi, tapi pilihan kata yang ada di dalamnya. Bahkan rangkaian kata adalah salah satu dari aspek utama dalam sebuah puisi. Pahami dulu arti kata demi kata, lalu lanjutkan dengan baris demi baris, baru kamu akan paham bait demi bait. Biasanya, meski suatu kata yang berdiri sendiri bisa jadi punya arti yang beda saat terangkai dalam puisi.
3. aspek intrinsik
Nggak hanya tentang apa yang tersurat dalam puisinya, pengetahuan tentang aspek intrinsik puisi sangat membantu pemahaman terhadap isi puisi. Aspek intrinsik puisi mencakup objek-objek yang dikemukakan, latar, pelaku, dan dunia pengarang.
4. pemaknaan secara implisit
Pada tahap ini pemaknaan dilakukan secara menyeluruh sehingga terangkai sebuah cerita, kisah, peristiwa, atau yang lainnya. Jadi kamu nggak hanya bisa melihat apa yang tertulis, tapi juga mengira-ngira makna yang nggak tertulis.
Intinya, puisi memang karya sastra yang misterius. Namun dari puisi, kamu bisa belajar banyak tentang kehidupan. Selamat mengapresiasi puisi! (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya