Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sisi menarik balapan, Rifat Sungkar

Sisi menarik balapan, Rifat Sungkar Ilustrasi: Rifat Sungkar, Daya Tarik Dunia Balap

Merdeka.com - Nama Rifat Sungkar tidak asing lagi di dunia balap, khususnya reli. Lima kali Juara Nasional Sprint Rally yang terjun di Asia Pasific Rally Championship. Menganggap ini soal adrenalin, mengapa dunia balap begitu menarik bagi laki-laki.

"Kalau kita lihat memang presentase pria yang menggeluti olahraga otomotif lebih besar dibandingkan wanita. Adrenalin memang merupakan salah satu faktor yang menarik bagi kaum pria dalam olahraga otomotif, tetapi bukan cuma itu saja," ungkap Rifat.

"Kalau cuma adrenalin, bisa pria dan wanita, meskipun pria memiliki tingkat adrenalin dan agresifitas yang lebih tinggi dari wanita. Menurut pendapat saya, olahraga otomotif lebih dekat dengan kaum pria karena sisi teknisnya banyak, di mana wanita lebih condong ke arah estetis atau keindahan," tambahnya.

Tak hanya adrenalin, bagaimana sebuah balapan pada kompetisi langsung di lintasan juga menjadi hal menantang. Rifat juga menyebut bahwa mobil dan dunianya sesuatu yang tak terpisahkan.

"Olahraga otomotif, khususnya balapan, merupakan olahraga yang direct contact atau kompetisi langsung. Itu adalah hal yang disukai pria, dan yang paling penting, mobil adalah romantisme laki-laki," ungkap pebalap yang pernah dikontrak langsung oleh Motorimage Rally Team sebagai tim pabrikan Subaru di ajang APRC 2007 dan 2008.

Kecintaan laki-laki pada dunia balap pun mungkin saja berujung pada antusiasme. Rifat mencontohkan bentuk antusiasme itu dengan turun langsung ke lintasan, merasakan atmosfer balapan.

Menurutnya, jika kaum pria sudah menyukai olah raga balap, ini berarti ia sudah siap menghadapi segala tantangan. Termasuk mempraktikkan ilmu dan pengalaman yang ia dapat di bidang otomotif.

"Antusiasme memang penting dalam mendorong kemajuan seseorang di bidang olahraga otomotif. Tetapi yang perlu diperhatikan antusiasme itu sendiri tidak semuanya sama. Ada antusiasme di olahraga otomotif karena memang suka nonton saja. Ada antusiasme karena hal teknis kendaraan dan peraturan. Dan yang paling menentukan adalah antusiasme untuk terjun di lintasan sebagai pebalap," tutupnya.

(kpl/nzr/abe) (mdk/merdeka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP