Jaket Kulit Motor Asal Garut Sukses Tembus Pasar Australia hingga Afrika

Move Leather, UMKM asal Garut, berhasil menembus pasar internasional, termasuk Australia, berkat dukungan Pertamina UMK Academy.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Jaket Kulit Motor Asal Garut Sukses Tembus Pasar Australia hingga Afrika
Jaket Kulit Motor Asal Garut Sukses Tembus Pasar Australia hingga Afrika (Merdeka.com)

Jaket kulit motor yang diproduksi oleh Move Leather, sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Garut, Jawa Barat, kini telah berhasil menembus pasar internasional, termasuk Australia. Keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan yang diberikan oleh Pertamina UMK Academy, yang membantu Move Leather untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19.

Sebelumnya, industri jaket kulit Garut telah dikenal luas dan mengekspor produknya ke berbagai negara Asia seperti Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Jepang.

Sejak tahun 2009, industri jaket kulit Garut mencatatkan ekspor ribuan potong ke negara-negara, termasuk Australia. Meskipun memiliki potensi besar dengan ratusan unit usaha dan ribuan tenaga kerja, industri ini masih menghadapi kendala dalam teknologi dan pengendalian kualitas.

Namun, Move Leather berhasil menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat berkembang dan bersaing di pasar internasional.

Move Leather, yang didirikan oleh H. Deni Hermawan dan Hj. Pupu Maspupah pada tahun 2000, pernah mengalami masa sulit ketika pandemi COVID-19 melanda. Produksi terhenti, tabungan habis, bahkan mereka terpaksa menjual kendaraan untuk menjaga kelangsungan bisnis. Reseller yang biasa mendistribusikan produk mereka juga menghentikan aktivitas.

Namun, titik balik datang ketika mereka mendaftarkan diri sebagai mitra binaan PT Pertamina dan memperoleh pendanaan UMK sebesar Rp100 juta.

Pendanaan dan Pelatihan: Kunci Kebangkitan Move Leather

Dengan dana tersebut, Move Leather membeli bahan kulit yang menjadi kunci untuk menjaga kelangsungan usaha di masa sulit. Bahan ini digunakan untuk memenuhi pesanan dari pelanggan yang masih setia. Selain itu, Move Leather juga aktif mengikuti program Pertamina UMK Academy, yang memberikan pelatihan daring dan tatap muka di Bandung dan Garut.

Dalam program ini, mereka mengikuti berbagai kelas seperti Go Modern, Go Digital, dan Go Global. Pelatihan tersebut membekali mereka dengan wawasan bisnis yang lebih modern dan membuka akses ke pasar yang lebih luas. “Berkat dukungan Pertamina dan berbagai pelatihan dari UMK Academy, kami tidak hanya bisa bertahan, tapi juga berkembang,” ungkap H. Deni Hermawan.

Transformasi dan Pertumbuhan Menuju Pasar Internasional

Titik balik nyata terjadi ketika Move Leather berpartisipasi dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) pada tahun 2022. Meskipun awalnya hanya membawa sedikit barang, semua produk mereka terjual habis, bahkan harus melakukan restock hingga tiga kali. Sejak saat itu, pesanan terus mengalir dari pelanggan baru, termasuk pengusaha tas ternama yang memesan jaket kulit secara rutin.

Kini, produk Move Leather telah dipasarkan di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Pulau Jawa, Kalimantan, dan Papua. Selain itu, Singapura, Afrika, dan Australia juga menjadi negara tujuan ekspor mereka. Move Leather tidak hanya berhasil bangkit, tetapi juga tumbuh dan bertransformasi menjadi ikon UMKM tangguh yang mampu beradaptasi dan berinovasi.

Dukungan Pertamina dan Komitmen untuk UMKM

Eko Kristiawan, Area Manager Comm, Rel. & CSR Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, menegaskan komitmen Pertamina untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM agar naik kelas.

“Program UMK Academy adalah bentuk nyata kontribusi Pertamina dalam mendukung UMKM agar lebih modern, digital, dan kompetitif,” jelasnya.

Kisah sukses Move Leather menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara korporasi dan UMKM dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan. Program UMK Academy bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga jembatan strategis bagi UMKM untuk naik kelas dan menjadi bagian penting dari penggerak ekonomi nasional.

Rekomendasi