Hyundai Indonesia: 3.400 Unit Ioniq 5 Belum Dapat Dikirim kepada Konsumen

Hyundai Indonesia mencatat 3.400 unit mobil listrik Ioniq 5 belum didistribusikan kepada konsumen per bulan lalu. Sedangkan jumlah unit yang sudah didistribusikan kepada konsumen lebih sedikit.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Hyundai Indonesia: 3.400 Unit Ioniq 5 Belum Dapat Dikirim kepada Konsumen
mobil listrik Hyundai Ioniq 5 made in Indonesia. ©2022 Merdeka.com

Hyundai Indonesia mencatat 3.400 unit mobil listrik (EV) Ioniq 5 belum didistribusikan kepada konsumen per bulan lalu. Sedangkan jumlah unit yang sudah didistribusikan kepada konsumen masih sedikit.

Makmur, Chier Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, menjelaskan sejak Ioniq 5 diluncurkan, pihaknya sudah mendistribusikan unit Ioniq 5 kepada konsumennya baru 950 unit sejak diluncurkan. Jumlah ini setara sekitar 100 unit per bulan, naik dari 75 unit per bulan.

"Berarti kami mendistribusikan Ioniq 5 kepada konsumen sudah 6 bulan," kata Makmur saat meresmikan diler Hyundai BSD City di Tangerang Selatan, pekan lalu.

Makmur mengaku pemesanan mobil listrik Ioniq 5 yang tinggi hingga di atas 4.000 unit itu di luar prediksi perseroan. Maka itu, Hyundai Indonesia berkomunikasi dan meminta dukungan ke prinsipal di Korea supaya volume produksi atau pasokannya dapat bertambah.

Menurut beberapa diler resmi yang dihubungi merdeka.com, saat ini inden Ioniq 5 hingga 12 bulan.

Ioniq 5 adalah mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia, tepatnya di pabrik Hyunfai Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Pabrik Indonesia menjadi satu dari tiga pusat produksi mobil listrik Hyundai global di Korea dan Ceko.

"Volume produksi ditambah terus karena dukungan dari Korea sangat bagus terutama untuk komponen impornya," jelasnya.

Hyundai Ioniq 5 mendapat banyak kelebihan dari desain arsitektur Electric-Global Modular Platform (E-GMP). Seperti menawarkan kapasitas 800-V, kemampuan pengisian daya ultra-fast hingga 80 persen hanya dalam tempo 18 menit, interior lapang, dan sebagainya.

Punya 4 varian, Ioniq 5 dipasarkan mulai Rp 700 jutaan (standard range) hingga Rp 800 jutaa (long range).

Stargazer Sudah Dikirim ke 2.300 Konsumen

Dibandingkan Ioniq 5, volume unit Stargazer yang diterima konsumennya lebih cepat.

Sama-sama made in Indonesia, unit Stargazer yang sudah diterima konsumenya lebih besar, yakni 2.300 unit dari jumlah pemesanan (SPK) yang sekitar 4.000 unit secara wholesales (WS).

"Pada Juli, kami mengirimkan sekitar 300 unit Stargazer kepada para konsumennya," ujarnya.

Menurut Makmur, jumlah Stargazer yang diterima konsumen pada September dipastikan naik. Namun, dia belum bersedia menyebutkan angkanya. "Tunggu data Gaikindo (Asosiasi) saja."

All New Hyundai Stargazer diluncurkan pada pameran GIIAS 2022, Agustus lalu, di ICE-BSD City, Tangerang Selatan. Low MPV ini dijual mulai Rp 250 jutaan untuk varian terendah. 

Rekomendasi