Hasil Tes Hino Indonesia Buktikan Mesin J08 Tidak Gampang Panas

Pabrikan kendaraan komersial, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), membantah kabar bahwa mesin Hino jenis J08 sering kepanasan selama perjalanan jauh. Alhasil, pelumas mesinnya jadi cepat habis akibat suhu mesin sellau tinggi.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Hasil Tes Hino Indonesia Buktikan Mesin J08 Tidak Gampang Panas
Booth Hino di pameran GIIAS 2021. ©2021 Merdeka.com

Pabrikan kendaraan komersial, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), membantah kabar bahwa mesin Hino jenis J08 sering kepanasan selama perjalanan jauh. Alhasil, pelumas mesinnya jadi cepat habis akibat suhu mesin selalu tinggi.

Irwan Supriyono, After Sales Director HMSI, menegaskan kabar mesin sering overheat itu tidak benar. Sebab pihaknya melakukan pengujian sendiri untuk membuktikannya.

“Kami buktikan langsung dengan menguji sendiri untuk mengukur temperatur oli mesin bus Hino RN285 di ruas tol Trans Jawa. Bahkan saat pengetesannya, kami menggunakan perangkat Monitoring Graphtec Digital Logger. Selama pengujian, data Hino DX II memonitor kecepatan bus, putaran mesin (rpm), engine coolant temperature, dan konsumsi bahan bakar," ujar Irwan saat kegiatan talkshow HMSI bertajuk “Performa Bisnis dan Keunggulan Engine Oil Gallery” di booth Hino-GIIAS 2021, ICE-BSD City, kemarin (17/11).

Bus Hino RN285 Common Rail yang dites, lanjut Irwan, adalah unit bus AKAP PO Sinar Jaya jurusan Jakarta-Surabaya (PP). Bus ini membawa 33 penumpang dengan kapasitas bagasi penuh yang diberangkatkan dari Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, dengan tujuan Terminal Purabaya, Surabaya.

Kemudian Hino Bus diuji dengan kondisi kecepatan di atas 100 km per jam secara terus menerus, tapi ternyata kondisi bus sangat mumpuni dan mesin tetap stabil. Temperatur oli mesin dan rata-rata oli di mesin hampir sama alias tidak ada pengurangan, serta jauh dari batas titik nyala oli: sekitar 230°C.

Sementara laju pendinginan radiator Hino Bus, baik tipe RN285 maupun R260 berkisar 25-30°C. Artinya, pengujian ini menunjukan hasil lebih baik dari laju pendinginan radiator merek lain yang hanya berkisar 10°C. Padahal mesin Hino memiliki kuantitas oli lebih sedikit dan melaju dengan kecepatan tinggi secara terus-menerus di Tol Trans Jawa.

Hasil penting lainnya, Hino Bus RN285 dan R260 mendapat hasil konsumsi bahan bakar lebih baik, yakni sekitar 11 persen untuk Hino Bus R260, sementara Hino Bus RN285 sebesar 7 persen. Dari sisi operasional cost, perbandingan biaya ganti oli selama satu tahun juga lebih hemat: Hino Bus R260 lebih hemat 78 persen bila dibandingkan merek lain.

Hasil penting tersebut berkat komponen piston Hino lebih persegi (kotak) dibandingkan merek lain. Di sana ada lubang pelumasan pada Oil Gallery untuk mendinginkan piston. Desain ini dapat meningkatkan efisiensi pendinginan dibandingkan tipe piston tanpa oil gallery. Piston dengan cooling gallery, 50 persen panas dari piston akan ditransfer ke minyak pelumas. Kualitas minyak pelumas juga penting seperti memiliki lebih sedikit deposit dan ketahanan oksidasi tinggi seperti Hino Genuine Oil (HGO).HGO juga memiliki produk pelumas dan zat aditif berkualitas tinggi.

©2021 Merdeka.com

Santiko Wardoyo, COO-Director HMSI, menjelaskan ada 9 komponen aditif di HGO, antara lain friction modifier untuk melapisi permukaan logam dan mengurangi gesekan, oiliness agent yang memperkuat lapisan film pada oli, dan antiwear untuk mencegah keausan dan kerusakan komponen. Oli asli Hino juga dilengkapi anticorossion demi menjaga komponen tidak mudah korosi, kemudian anti-oxidant mencegah oksidasi dan memperpanjang umur oli.

HGO juga memiliki detergen dan dispersants supaya menjaga mesin tetap bersih, Viscosity index improver menjaga stabilitas viskositas, antifoaming agents mencegah pembentukan gelembung busa, dan pour point depressant mempertahankan fluiditas pada suhu dingin.Jadi HGO adalah pelumas berkualitas tinggi dan bukan rendah.

"Dampak oli mesin berkualitas rendah membuat komponen lecet, suara mesin bising, dan daya tahan buruk sehingga biaya pemeliharaan unit tinggi. Untuk itu, kami hadirkan HGO yang mengandung komponen aditif lengkap untuk kendaraan bisnis kustomer. Jadi pastikan selalu menggunakan Hino Genuine Oil agar bisnis Anda lebih efisien," pungkas Santiko.

Rekomendasi