PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) meraih pangsa pasar 48,1 persen di pasar kendaran iaga Indonesia pada 2020. Pangsa pasarnya naik 4,8 poin dari tahun sebelumnya meski ada pandemi Covid-19 yang mana pasar kendaraan niaga turun sekitar 48 persen.
Mitsubishi Fuso mencatat penjualan 24 ribu unit kendaraan selama tahun lalu. Kontribusi terbesar penjualannya berasal dari segmen light duty truck (LDT) lewat model Colt Diesel yang terjual 22.243 unit dengan pangsa pasar 58 persen.
Di segmen medium duty truck (MDT), produk Fuso dan Fighter terjual sebanyak 1.757 unit dengan pangsa pasar 22,4 persen.
Selama masa pembatasan sosial (PSBB), KTB tetap berkomunikasi dengan pelanggan setinya dan terkoneksi dengan pelanggan melalui perangkat digital, seperti virtual gathering, media sosial, transaksi online melalui Tokopedia, hingga program servis di rumah.
FUSO End Year Program, sebagai perayaan 50 Tahun KTB yang dimulai sejak November tahun lalu, telah menarik 3.000 pelanggan untuk menghadiri acara yang dilakukan secara daring ini. Kemudian ada 10.000 pelanggan yang mendaftar program undian pada 21 Januari 2021. Pada FUSO End Year Program, KTB menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan pelanggan kepada FUSO selama 50 tahun.
Naoya ‘Rocky’ Takai, Presiden Direktur KTB, mengatakan dalam menghadapi pandemi, kami memastikan kembali bahwa menjadi prioritas utama kami mendukung pelanggan dalam kondisi apa pun.
"Tanggung jawab kami memastikan armada pelanggan selalu dalam kondisi optimal," ujar Takai-san dalam rilisnya, Senin (2/1).
KTB juga menawarkan berbagai program layanan purnajual, antara lain Mobile Workshop Service dan sistem telematik Runner, yang terbukti positif dapat meningkatkan efektivitas operasional.
Fighter, generasi baru MDT dari Mitsubishi Fuso, dilengkapi dengan peningkatan fitur keselamatan dan kenyamanan serta mesin berteknologi common-rail. Sejak peluncurannya pada 2019, produk ini diterima dengan baik oleh pelanggan. Nantinya semua kendaraan niaga diwajibkan menggunakan mesin common-rail pada saat implementasi Euro-4.
Untuk itu, KTB sebagai pelopor dari teknologi ini, akan fokus melakukan sosialisasi untuk pemahaman pelanggan yang lebih baik. KTB akan terus berkomitmen untuk menjadi Andalan Bisnis Sejati yang senantiasa mendukung pelanggan untuk 50 tahun mendatang.