Curah hujan semakin tinggi memasuki bulan Februari. Dan berkendara pada hujan deras penuh risiko, lantaran potensi kecelakaan lebih tinggi. Kondisi jalan licin, berpotensi membentukgenangan air sehingga dapat mengakibatkan aqua-planing (tergelincir).
Selain menjaga kondisi ban, menggunakan wiper yang bagus, dan menjaga kecepatan kendaraan, juga penting memperhatikan kaca film mobil. Karena visibilitas saat berkendara di musim hujan jelas sangat berbeda dengan kondisi cuaca normal. Visibilitas baik, selain nyaman untuk pengemudi, juga menjadi faktor penentu keselamatan berkendara. Pandangan terbatas bisa menambah risiko terjadinya kecelakaan.
"Sangat penting memperhatikan visibilitas, karena ini yang membuat kita bisa fokus dalam berkendara. Kalau visibilitas tidak bagus, maka otomatis membuat kewaspadaan berkendara berkurang. Maka itu, kami di V-Kool Indonesia serius memperhatikan visibilitas bagus dari sisi kabin dalam segala kondisi," ujar Billy Susanto, Head of Aftersales PT V-KOOL Indo Lestari, dalam rilisnya, kemarin.
Berikut ini jadi perhatian V-Kool untuk membuat berkendara tetap nyaman dalam segala kondisi:
1. Pastikan Kaca Tak Berembun Saat Berkendara
Kaca mobil yang berembun ketika hujanckerap mengganggu pandangan pengemudi. Pandangan jadi buram sehingga Anda sulit melihat dengan jelas dan berpotensi menabrak. Pendingin (AC) yang tidak dapat menyala maksimal membuat suhu kabin jadi sedikit lebih hangat ketimbang suhu luar, sehingga embun menyelimuti kaca dalam. Anda sebaiknya melakukan perawatan atau perbaikan, agar tidak ada lagi embun yang muncul. Lakukan penggantian karet wiper yang sudah getas atau perbaiki AC, bila embusannya kurang sejuk.
Jaga kondisi kabin mobil selalu bersih dan kering dengan membersihkan karpet dek mobil secara teratur dan jangan lupa dijemur selama beberapa jam. Karpet yang agak basah menyebabkan udara di kabin ikut lembab. Ini jadi salah satu penyebab munculnya embun di kaca.
Advertisement
Pandangan buruk saat hujan turun sangatlah berbahaya. Jarak pandang pengemudi kain buruk seiring makin derasnya hujan menuntut pengemudi menjaga kewaspadaan saat mengemudi di musim hujan sehingga pemilihan kaca film sangat penting. Terkadang saat hujan, pandangan terganggu oleh kaca film yang terlalu gelap atau buram. Pastikan kaca film Anda berkualitas baik, sehingga kejelasan daya pandang yang dihasilkan tidak berkurang.
Pilihlah kaca film berkualitas, dengan tingkat kegelapan tidak lebih dari 40 persen untuk kaca depan. Penggunaan kaca film dengan kegelapan di atas 40 persen bisa mengurangi pandangan terutama malam hari dan atau saat hujan.
Pada iklim tropis, sangat perlu memakai kaca film V-KOOL. Teknologi spectrally selective secara pintar akan meneruskan cahaya tampak (Visible Light Transmission) dan menolak sinar inframerah dan ultraviolet lebih dari 99 persen.
Teknologi spectrally selective secara efektif akan mengurangi panas matahari masuk ke kabin, tapi tetap mempertahankan tingkat cahaya tampak tinggi masuk ke kabin. Singkatnya, kaca film jadi bening, tapi namun menolak panas dengan sangat baik.
Kaca film V-KOOL dibuat dengan menggunakan material pilihan berkualitas premium dengan polyester terbaik. Hanya 1 persen dari produksi polyester dunia memenuhi standar tinggi V-KOOL sehingga menghasilkan kaca film bening terbaik.
3. Merawat Kaca Film
Meskipun dipasang di bagian dalam kabin, seringkali kaca film tersentuh tangan sehingga jadi berminyak. Urusan merawat kaca film bukan perkara yang sulit. Anda cukup membersihkannya secara rutin.
Cara ini pun tidak membutuhkan cairan khusus. Karena jika menggunakan cairan khusus justru berpotensi merusak kaca film, mengingat biasanya mengandung zat tertentu di dalamnya. Sebaiknya bersihkan saja menggunakan air biasa. Kalau ada noda, bisa dibasahkan dengan air lalu dilap hingga bersih dan kering.
Pemilihan lap yang tepat juga patut diperhatikan, karena sebaiknya menggunakan lap yang lembut dan bersih tersendiri. Tidak sama dengan yang digunakan untuk membersihkan bagian bodi mobil.