Peluang juara kandas, Rifat tetap ngotot di seri akhir Speed Offroad

Pada putaran terakhir ini, Fastron Offroad Racing Team berencana akan turun di tiga kelas berbeda.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Peluang juara kandas, Rifat tetap ngotot di seri akhir Speed Offroad
Foto: Fastron Offroad Racing Team

Kendati peluang merebut juara nasional sudah tertutup pebalap andalan Fastron Offroad Racing Team, Rifat Sungkar bersama navigatornya Muhammad Redwan mengaku tidak sabar menghadapi putaran akhir Indonesia X-Offroad Racing Kejurnas Speed Offroad 2015. Seri pamungkas sendiri akan berlangsung 21-22 November di Sirkuit Banjar Baru, Kalimantan Selatan.

Pada putaran terakhir ini, Fastron Offroad Racing Team berencana akan turun di tiga kelas berbeda, yaitu G4.2, kelas G4.3 dan Rifat sendiri akan turun di kelas G6.4 Group Free For All.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat ini, Rifat berada di posisi kedua klasemen umum, terpaut 26 poin dari H. Samsudin yang berada di posisi puncak. Apabila Rifat menjadi yang terbaik di putaran ini, poin yang diperoleh hanya 25 poin, tidak akan melampaui perolehan poin dari H. Samsudin.

"Sebelumnya, Saya ucapkan selamat kepada H. Samsudin untuk gelar juaranya dan beliau layak untuk mendapatkannya. Walau kami tidak ada peluang menjadi juara namun sebagai olahragawan yang menjujung tinggi sportifitas, kami akan terus berusaha sekuat tenaga, tidak menyerah dengan keadaan. Kami akan berusaha mempertipis kekalahan" jelas Rifat Sungkar yang membesut Mitsubishi Pajero Sport.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hujan yang akhir-akhir ini sering mengguyur lintasan Sirkuit Banjar Baru sepanjang 4,9 kilometer ini akan membuat pertarungan seri penutup ini berbeda dengan putaran sebelumnya. Dengan kondisi prima Mitsubishi Pajero Sport andalannya, Rifat siap untuk beradu cepat, memperlihatkankan kepiawaiannya di lintasan offroad dengan pebalap lain.

"Setiap putaran memiliki cerita yang berbeda, Saya yakin dengan dukungan Mitsubishi dan PT Pertamina Lubricants dan juga semua pihak, putaran penutup ini dapat berjalan tanpa masalah, dan kami dapat bersaing dengan kompetitif dan menghibur pecinta olahraga otomotif," kata Rifat Sungkar.

Pada seri penutup ini, persaingan akan semakin ketat dimana banyak mobil-mobil baru dan lebih mumpuni yang digunakan pebalap lain di kelas G6.4. Hal ini tidak dianggap suatu hambatan namun sebuah tantangan yang menyenangkan bagi Rifat Sungkar.

"Sebuah pertarungan yang kompetitif akan meningkatkan kualitas dari seorang pebalap," tutup Rifat.

(kpl/lrs)
Rekomendasi