Michelin Indonesia masih pikir-pikir untuk membangun pabrik di Indonesia. Kendati bisa menekan harga jual, Michelin menilai hal tersebut belum menjadi prioritas langkah bisnis kendati pasar Indonesia cukup gemuk.
"Saat ini kita lebih fokus bagaimana memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen. Gimana caranya? Ya dengan menghadirkan produk berkualitas dan memiliki safety tinggi," ucap Bayu Surya, Country Sales & Marketing Two Wheels Division Michelin Indonesia belum lama berselang.
Proses pembuatan juga menjadi perhatian Michelin Indonesia lantaran untuk membuat satu buah ban Michelin dibutuhkan ratusan komponen, sehingga menyita biaya investasi yang tidak sedikit untuk membuat sebuah pabrik ban yang bagus di Indonesia.
"Produksi ban itu tidak simpel, ada 200 komponen yang digunakan dalam satu ban. Sebelum membuatnya kita harus pastikan ketersediaan komponen, dan melihat kualitas dan dampaknya untuk lingkungan," jelasnya.
Michelin Indonesia saat ini masih mengimpor produknya dari Thailand dan Perancis.
"Meski diimpor, harga ban kita sudah cukup kompetitif. Kalau diimpor dari Thailand kan kita cuma bayar transportasi saja," jelas Bayu.
(kpl/fid/lrs)