Michelin dan komunitas motor 250 CC latihan Road Safety di Sentul

Dalam kegiatan coaching clinic dan latihan bersama di sirkuit Sentul, para anggota komunitas diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teori yang mereka dapat, simak kegiatannya berikut ini.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Michelin dan komunitas motor 250 CC latihan Road Safety di Sentul
Latihan Road Safety di Sentul (Foto: Michelin Indonesia)

Michelin Indonesia bersama beberapa perwakilan komunitas sepeda motor 250cc menggelar coaching clinic dan latihan bersama di Sirkuit Sentul, Bogor, kemarin (2/6). Kegiatan yang melibatkan ratusan biker dari komunitas motor di wilayah Jakarta tersebut dipandu oleh Setyawan Ari Wibowo, seorang instruktur balap profesional dari Wahana Dunia Motor Racing Team.

Dalam kegiatan coaching clinic dan latihan bersama di sirkuit Sentul, para anggota komunitas diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teori yang mereka dapat, seperti misalnya bagaimana posisi tubuh saat berkendara, teknik pengereman, dan pengenalan terhadap trek 4,12 kilometer itu selama 3 - 5 putaran.

"Kami berharap kegiatan seperti di sirkuit Sentul hari ini dapat menjadi bagian dari kampanye road safety bagi masyarakat yang lebih luas. Michelin memiliki komitmen yang sama dengan komunitas bikers untuk selalu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait safety di jalan raya," ujar Country Head of Sales & Marketing 2Wheels Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng.

Ketua Umum Street Fighter 313, Jimmi Thomas mengatakan kerja sama komunitas biker dan Michelin merupakan bagian dari edukasi yang diberikan komunitas kepada para biker yang menjadi anggotanya. Dengan memahami teori berkendara yang benar dan langsung mempraktikkannya di sirkuit, para bikes diharapkan semakin memahami pentingnya aspek safety dalam berkendara.

"Aspek paling penting dalam berkendara adalah keamanan dan keselamatan. Dengan mendapatkan pemahaman mengenai safety riding, para anggota komunitas motor dapat menyalurkan hobi dan bakatnya tanpa harus takut celaka ataupun mencelakai orang lain pada saat berkendara di jalan raya," kata Jimmi.

Seiring dengan bertumbuhnya masyarakat kelas menengah yang mendorong menguatnya daya beli, peningkatan daya beli, penjualan motor sport melesat tajam. Bahkan saat ini angkanya sudah mulai mendekati penjualan kendaraan roda dua tipe bebek. Merujuk pada data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total penjualan wholesales sepeda motor pada Januari-Februari 2015 mencapai 1,084 juta unit.

Dari jumlah tersebut, segmen bebek terjual 149.693 unit atau menguasai pangsa sebesar 13,8%. Segmen skuter matik (skutik) penjualannya tercatat mencapai 786.084 unit atau setara 72,49%. Sedangkan segmen sport 148.563 unit atau berkontribusi sekitar 13,7%.

"Meningkatnya populasi pengendara motor sport ini tentunya harus diiringi dengan edukasi terhadap cara berkendara yang tepat, sehingga risiko berkendara dapat diminimalisir," pungkas Bayu.

(kpl/nzr/lrs)
Rekomendasi