Kawasaki hadir dengan model trail minor change KLX barunya di kelas 150 cc, KLX L. Terjadi beberapa perubahan, tetapi tidak demikian dengan mesin. Namun, standar emisinya justru berubah, dari model sebelumnya Euro 2 kini menjadi Euro 3.
Kenapa mesin tetap sama tetapi ada peningkatan dalam hal standar emisi?
"Yang ini Euro-3 karena ada modifikasi pada mesin, dan penggunaan muffler berbeda. Jika dilihat pada motor, desain muffler-nya sudah berbeda dibandingkan yang sebelumnya. Kita memasangkan sejumlah fungsi di muffler," papar Mitsuhiko Okada, Direktur Pemasaran Kawasaki Motor Indonesia.
Mesinnya tetap dengan model satu silinder SOHC dengan sistem pembakaran karburator Keihin NCV24. Tenaga yang dihasilkan mencapai 8,6 kW pada 8.000 rpm dengan torsi maksimal 12 Nm pada 6.500 rpm.
Peningkatan standar emisi karena penggunaan muffler baru dan modifikasi di mesin ditegaskan tidak memberi efek perubahan pada tenaga.
"Memberi improvisasi pada tenaga? Tidak, tenaganya tetap sama," ujarnya.
(kpl/why/sdi)Advertisement