Tim Power F Speed sukses taklukkan tanah Subang

Power F Speed Offroad Team telah menuntaskan putaran ketiga Kejuaraan Nasional Speed Offroad 2013 yang digelar di sirkuit Lanud Suryadarma, Kalijati Subang, Jawa Barat.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Tim Power F Speed sukses taklukkan tanah Subang
Tim Power F Speed

Power F Speed Offroad Team telah menuntaskan putaran ketiga Kejuaraan Nasional Speed Offroad 2013 yang digelar di sirkuit Lanud Suryadarma, Kalijati Subang, Jawa Barat. Willie Rachman dan TB Deyang dari Power F Speed Offroad Team memperlihatkan performa dan peningkatan yang luar biasa di putaran ketiga ini, dan berhasil keluar sebagai juara pertama di kelasnya masing-masing.

Seperti yang terjadi di dua seri sebelumnya, hujan mengguyur lintasan di sore hari pertama (15/6) dan membuat lintasan menjadi basah berlumpur dan licin. Untuk menghadapi kondisi ini, Power F Speed Offroad Team melakukan penyesuaian terhadap kendaraan mereka, sebagian diantaranya adalah menggunakan ban tipe basah dan penyesuaian tekanan angin pada ban.

Dominasi TB Deyang, bersama Adi Indiarto sebagai navigator, di posisi pertama kelas G2.3 tidak tergoyahkan dari hari pertama. TB Deyang berhasil finish dan menjadi yang tercepat di 2 Special Stage yang digelar di hari terakhir, dengan mencatat waktu 4 menit 33,5 detik di SS3 dan 3 menit 56 detik di SS4. TB Deyang berhasil menuntaskan putaran ketiga Kejurnas Speed Offroad 2013 dengan membawa pulang gelar juara pertama untuk kelas G2.3 dan gelar juara pertama untuk Group 2.

Willie Rachman, yang ditemani Boy Martadinata sebagai navigator, tampil prima di hari terakhir ini, setelah sempat mengalami gangguan pada kendaraannya di SS1. Di SS3, Willie berhasil finish dengan mencatatkan waktu 4 menit 59,6 detik, kedua tercepat setelah Wissubagyo atau Agok, pembalap Power F Speed Offroad Team yang juga bertarung di kelas yang sama dengan Willie, G2.2. Dengan hasil yang baik ini, Willie berhasil mengukuhkan posisinya di tempat pertama.

Melanjutkan pertarungan ke SS4, Willie berhasil finish dengan mencatatkan waktu 4 menit 8,2 detik. Dengan menyelesaikan SS4, Willie berhasil mempertahankan posisinya dan meraih gelar juara pertama untuk kelas G2.2 dengan catatan waktu total 18 menit 33,8 detik, diikuti oleh Hardy Sitorus di posisi kedua dengan catatan waktu total 18 menit 57,4 detik dan Eno C Haryanto di posisi ketiga dengan waktu 19 menit 1,3 detik.

"Di seri ketiga ini, Willie dan Deyang memperlihatkan kemajuan yang sangat pesat. Saya bangga dengan hasil yang telah mereka capai, dan mengharapkan mereka dapat berkembang lebih baik lagi," ujar TB Adhi dari Power F Speed Offroad Team.

Berbeda nasib dengan sang adik, TB Adhi sempat terhenti di SS1 akibat gangguan teknis yang tak terduga pada kendaraannya. Tidak menyerah oleh hal itu, TB Adhi tetap bertekad untuk memberikan yang terbaik.

TB Adhi, yang ditemani Achmad Faisal sebagai navigator, berhasil finish dan menjadi yang tercepat di SS2, SS3 dan SS4. Meskipun demikian, penalti waktu 5 menit yang diterima di SS1 terbukti memberatkan. TB Adhi yang finish dengan catatan waktu total 24 menit 36,8 detik harus puas dengan peringkat ke-11 di kelas G3.2.

Pembalap lain dari Power F Speed Offroad Team yang juga bertarung di kelas G3.2, Eko Prasetyo bersama Wrehaspati Danardana, berhasil mempertajam catatan waktunya dan meningkatkan peringkatnya dari posisi keempat di akhir hari pertama. Finish dengan mencatat waktu 4 menit 22,6 detik di SS3 dan 4 menit 4,8 detik di SS4, Eko berhasil menyelesaikan putaran ketiga Kejurnas Speed

"Saya bersyukur dengan hasil yang kami peroleh, mengingat saya dan Om Agok (Wissubagyo) sempat terhenti di hari pertama. Namun kami belum puas sampai disini, dan akan berupaya memberikan hasil yang lebih baik lagi di seri-seri berikutnya," pungkas TB Adhi.

(kpl/nzr/vin)
Rekomendasi