Ibukota Pindah ke Kaltim, Ini Dampaknya ke Sektor Otomotif versi Toyota

Rabu, 28 Agustus 2019 10:24 Reporter : Syakur Usman
Ibukota Pindah ke Kaltim, Ini Dampaknya ke Sektor Otomotif versi Toyota all new toyota camry meluncur di Jakarta. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Rencana pemerintah memindahkan ibukota, dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur (Kaltim), mendapat beragam respons termasuk dari pabrikan otomotif terbesar di Indonesia, PT Toyota-Astra Motor (TAM).

F Soerjopranoto, Executive General Manager TAM, mengungkapkan Toyota akan selalu siap mendukung rencana pemerintah. Pasalnya, saat menentukan kebijakan, pemerintah pasti telah memikirkan secara matang dampak dari kebijakan tersebut.

Melihat alasan pemerintah untuk membantu mengurangi beban Pulau jawa yang saat ini menjadi pusat segala kegiatan baik bisnis maupun pemerintahan, maka kami melihat ini sebagai suatu rencana positif. Dampak nyata dari pembangunan ibukota baru ini adalah mobilitas kemungkinan berubah.

Maka itu, jika semua rencana pemerintah ini berjalan lancar, yang dibarengi dengan kebutuhan pasar yang semakin besar di kalimantan, maka Toyota akan melakukan studi untuk menambah jaringan diler di sana, agar layanan terhadap pelanggan lebih baik sebagai bagian dari spirit beyond service Toyota. Pasar di sini maksudnya jumlah pembelian kendaraan baru atau sisi perawatan.

"Saat ini ada 7 outlet Toyota di Kalimantan Timur. Dengan berpindahnya ibukota, tentu ada aktivitas mobilitas yang juga turut berpindah, yang bisa berdampak pada peningkatan penjualan di Kalimantan. Namun, proporsi meningkatnya sebesar apa, itu yang perlu distudi. Prinsipnya, Toyota pasti akan terus berusaha memenuhi permintaan masyarakat. Jika nanti kebutuhan masyarakat di sana (Kalimantan Timur) meningkat, tentu akan kami penuhi," ujar Soerjopranoto di Jakarta, Rabu (28/8).

Berdasarkan data Toyota Indonesia tahun ini, Provinsi Kalimantan Timur berkontribusi sekitar 2 persen terhadap total penjualan mobil secara nasional. Sedangkan Pulau Kalimantan berkontribusi sekitar 5,4 persen terhadap total penjualan nasional Toyota. Di periode Januari-Juli, total penjualan Toyota mencapai 184.638 unit, dengan penjualan terbesar pada Juli; 29.499 unit. [sya]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini