Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Andre Taulany Modifikasi Vespa Klasik, Kuras Kantong Rp 55 Juta, tapi Bisa Lebih

Andre Taulany Modifikasi Vespa Klasik, Kuras Kantong Rp 55 Juta, tapi Bisa Lebih Vespa klasik milik Andre Taulany. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Vespa antik dengan tampilan eksentrik merupakan kepuasan tersendiri bagi para pemiliknya. Apalagi didukung mesin sehat dan tidak suka rewel, dijamin riding semakin asyik.

Inilah yang dialami public figure Andre Taulany yang mempunyai Vespa special 90 cc tahun 1979 berwarna hijau muda.

Artis ini ingin memodifikasi vespa klasiknya, tapi mesinnya di up-grade dengan komponen suku cadang racing asal italia, yaitu Polini dan Malossi.

Andre mengaku keinginan itu bermula saat riding dengan Vespa kesayangannya itu, karena mesinnya original, maka jalannya melambat dan tertinggal dari rombongan. Akhirnya Andry memutuskan merestorasi vespanya ke bengkel PT Scooter Victory Inter Part (Scooter VIP) di Bekasi Selatan, Jawa Barat.

”Ceritanya Scooter VIP yang distributor resmi produk Polini dan Malossi di Indonesia, saya challenge memodifikasi vespa saya. Mereka mau dan meminta waktu 3-4 minggu karena harus impor ke prinsipal di Italia. Kemarin ditelepon tim Scooter VIP, vespa saya sudah kencang dan siap gaspooll,” ujar Andre, dalam rilisnya, kemarin.

Lalu apa saja parts pendongkrak tenaga yang di-upgrade dan dimodifikasi di Vespa Andre?

Abdul Rosyid, Kepala Bengkel Scooter VIP menjelaskan, pihaknya memodifikasi bagian mesin dan kaki-kaki, karena blok mesin bawaan sudah menggunakan Malossi MK4 cast iron dengan diameter 57,5 mm.

Total Biaya Modifikasi Sementara Rp 55 Juta

vespa klasik milik andre taulany

©2020 Merdeka.com

"Jadi kami hanya bersihkan dan besarkan lubang transfer porting-nya dari blok menuju crankcase agar flow bensin dapat masuk sempurna. Begitu pun dengan ring piston dan gasket, diganti baru. Sementara untuk kruk as, kami menggunakan Polini tipe evolution pin 15 dengan stroke 52,8 full circle, lantaran intake-nya dipakai direct intake Malossi ke blok. Dan kami tutup lubang pengisapan bawaannya di bagian crankcase. Untuk knalpot, kami menggunakan Polini evolution 2 dengan leher besar sehingga sangat nyaman untuk penggunaan harian," terangnya.

Untuk kopling, lanjut Rosyid, karena takut selip saat rpm tinggi, maka digunakan Polini double spring dan kanvas kopling menggunakan Malossi berbahan carbon. Sementaara untuk pengapian menggunakan Cdi, magnet, rotor, dan spul Polini analog cone 20 agar pengapiannya besar dan terbakar sempurna di ruang bakar.

Sementara untuk karburator, Scooter VIP menggunakan Polini tipe PWK diameter 26 dengan mainjet antara 105-120. Dan sektor kaki-kaki depan dan belakang, menggunakan Malossi tipe RS24 shock absorber. Pengereman masih tromol sehingga dipakai kanvas rem Malossi berbahan non-asbes yang sangat pakem untuk rem tromol.

"Total biaya up-grade dan modifikasi ini sekitar Rp 55 juta. Dan ini masih bisa lebih, tergantung Andre apakah ada upgrade tambahan di bagian pelek dan ban mungkin, kami masih belum tahu," paparnya.

(mdk/sya)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP