Kota Bengkulu di Pulau Sumatera diserbu para off road-er papan atas pada akhir pekan lalu. Sebuah event bertajuk Bengkulu Xtreme Challenge (BXC) 2018 berhasil bikin off-roaders berkumpul di Markas Korem 041/GAMAS.
Asep Sopyan, Ketua Pelaksana BXC 2018, mengungkapkan off-roader yang mengikuti event ini sekitar 70 starter. "Peserta paling jauh adalah dr. Jack dari Lombok dan Joko Permana dari Pangkalan Bun – Kalimantan Tengah," ujarnya dalam rilisnya pada Merdeka.com, Senin (9/4).
Selain itu, off-roader juga dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten, Jakarta, dan kota-kota di sekitar Bengkulu, seperti Jambi, Palembang, Riau, Kerinci, Sumatera Barat, Lampung, dan sebagainya.
Asep berharap dengan kehadiran offroader papan atas nasional akan membawa kebangkitan offroader kota Bengkulu yang sudah lama vakum di pentas nasional.
"Dengan adanya event ini diharapkan offroader Bengkulu bisa belajar banyak dan menimba pengalaman. Sehingga nantinya offroader kota Bengkulu bisa diperhitungkan lagi di dunia kompetisi adventure off-road nasional," katanya.
Bengkulu Xtreme Challenge 2018 ©2018 Merdeka.com
Lokasi lomba yang digunakan adalah trek Pekan Sabtu – Bengkulu, sekitar 12 kilometer dari Pusat Kota Bengkulu. Lomba dimulai Sabtu (7/4) hingga Minggu (8/4), dengan total SS yang disediakan lima SS.
"Hari Sabtu akan dimainkan 3 SS sekaligus dan Minggu 2 SS sekaligus," tambah Asnan Andi Setyawan – Pimpinan Lomba event BXC.
Event BXC memperebutkan piala dan total hadiah uang Rp 280 juta. Pemerintah provinsi Bengkulu sendiri sangat mendukung kegiatan ini terbukti hampir semua OPD Bengkulu dilibatkan. Termasuk dari Korem dan Kepolisian Daerah Bengkulu. Karena terbukti event offroad mempunyai dampak yang sangat positif untuk perkembangan wisata kreatif daerah.
"Ada wacana untuk menjadikan BXC jadi agenda tahunan dan skala event dibuat lebih besar lagi," pungkas Asep.