Meski tak dipenalti, Rossi tetap takkan bisa juara

Kevin Schwantz berpendapat Valentino Rossi tetap tak akan bisa merebut gelar dunia 2015 di Valencia, Spanyol akhir pekan lalu andai saja tak mendapatkan hukuman start terbuncit.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Meski tak dipenalti, Rossi tetap takkan bisa juara
Valentino Rossi (c) AFP

Juara dunia GP500 1993 sekaligus legenda MotoGP, Kevin Schwantz berpendapat bahwa pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi tetap tak akan bisa merebut gelar dunia 2015 di Valencia, Spanyol akhir pekan lalu andai saja tak mendapatkan hukuman start terbuncit.

Menurut pria asal Texas, Amerika Serikat ini ritme balap Rossi di atas YZR-M1 memang jelas terlihat tak selevel dengan Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang berhasil menapaki tangga podium. Dengan finis keempat, The Doctor pun harus rela melihat gelar dunia melayang ke tangan Lorenzo.

"Vale sudah bermasalah menjelang akhir musim. Bahkan jika tak dipenalti dan start dari posisi ke-12, ia tak tak cukup cepat untuk mengejar tiga pebalap terdepan. Ini seperti saat ia melawan Nicky Hayden pada tahun 2006, ia juga bermasalah di Valencia. Ia selalu kesulitan melaju cepat di sana," ujar Schwantz kepada Motorsport.

Schwantz pun mengaku tetap salut melihat Rossi sukses finis keempat setelah start terbuncit. Meski begitu, ia yakin asa Rossi merebut gelar dunia ke-10 sudah sirna total ketika ia tertinggal 11 detik dari Pedrosa yang berhasil finis ketiga.

"Vale bekerja sangat baik dengan finis keempat setelah start terbuncit. Tapi ketika sampai di posisi keempat, ia sudah tertinggal 11 detik dari posisi ketiga. Mungkin bannya juga aus lebih awal karena harus agresif menyalip pebalap lain. Ia tak bisa berharap banyak pada paruh kedua balapan bila paruh pertama saja ia sudah begitu," tutup Schwantz.

(kpl/kny)
Rekomendasi